
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Baidowi. (Agus Wahyudi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi meminta semua pihak menghormati putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hal ini menyangkut homologasi koperasi simpan pinjam (KSP) Indosurya.
"Proses homologasi sudah berjalan dengan baik, sehingga perlu dihargai," kata Achmad Baidowi seperti dikutip Antara di Jakarta, Rabu (26/5).
Terhadap penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) KSP Indosurya, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memutuskan homologasi. Keputusan tersebut mengikat terhadap semua anggotanya. Menurutnyam putusan lembaga negara itu harus dihormati dan meminta pihak tertentu tidak memprovokasi publik dengan menyebarkan opini negatif.
Jika ada pihak-pihak yang mengganggu proses homologasi, maka sama artinya dengan tidak menghormati keputusan pengadilan. Atas keputusan itu, pihak KSP Indosurya pun telah menjalankan komitmennya. Sampai saat ini, ribuan nasabah telah menerima pencairan dana pascaputusan homologasi.
Belakangan ada pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum dari para korban dan mengatakan institusi kepolisian gagal menangani perkara tersebut. Senada dengan itu, Pakar Hukum Pidana Universitas Al Azhar Suparji Ahmad mengatakan pembuatan meme atau komik menyindir institusi Polri bahkan Kapolri terkait kasus hukum KSP Indosurya merupakan sesuatu yang tidak pantas. "Ada unsur yang tidak benar dalam meme tersebut," ujar Suparji.
Menurutnya, sebagai pihak yang mengaku kuasa hukum seharusnya bisa melakukan hal yang sesuai dengan prosedur dan menanyakan langsung perihal kelanjutan kasus ke penyidik dengan benar. Berbagai aksi demonstrasi yang dilakukan juga tidak akan mengubah putusan pengadilan terkait perdamaian/homologasi antara dua pihak. Sebab, putusan pengadilan sesuatu yang mengikat dan sah sesuai hukum yang berlaku. "Semua harus sesuai jalur hukum, bukan prosedurnya begitu (buat meme)," kata Suparji.
Sementara itu, salah seorang anggota KSP Indosurya, Nancy penerima homologasi menaruh keyakinan jika koperasi simpan pinjam itu akan bertanggungjawab menjalankan semua keputusan PKPU. Terkait adanya pihak yang berupaya menggiring opini, ia menyesalkan karena hal itu bisa mengganggu jalannya proses homologasi.
"Saya yakin ke depannya KSP Indosurya dapat menyelesaikan semua tanggungjawabnya dengan baik," kata dia.
Sebagaimana diketahui, proses homologasi atau perdamaian antara KSP Indosurya dengan anggota sudah diputuskan oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Putusan homologasi nomor 66/PDT.SUS-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst tertanggal 17 Juli 2020 menegaskan secara hukum perdamaian antara KSP Indosurya Cipta dengan seluruh kreditor, baik yang ikut PKPU atau tidak telah mengikat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
