
Razman Airf Nasution
JawaPos.com - Laporan polisi terhadap pengacara Razman Arif Nasution terkait dugaan ijazah palsu di Polda Sumatera Utara kabarnya telah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Kabar tersebut diungkap seterunya, pengacara Hotman Paris Hutapea, dalam unggahan di Instagram pribadinya, belum lama ini.
Terkait hal tersebut, Razman mengatakan dirinya biasa-biasa saja menanggapinya. Namun dia menegaskan tidak pernah melakukan tindak pidana pemalsuan ijazah seperti yang dituduhkan.
"Saya mendaftar di kampus, ada yayasannya, ada legalitasnya, saya bayar uang kuliah, dimana saya kenanya? Intinya adalah urusan ijazah sama sekali tidak ada pemalsuan," aku Razman kepada JawaPos.com Sabtu (24/9).
Untuk menepis tudingan tersebut, dia mengaku siap menghadirkan rektor, biro rektor, staf, hingga ketua yayasan dari universitas yang telah mengeluarkan ijazahnya tersebut. "Apa yang saya palsukan ? Kalau memalsukan saya cetak di Pramuka atau saya menggunakan surat palsu untuk kepentingan pribadi," ujarnya.
Razman juga mengungkapkan dirinya belum pernah diperiksa sama sekali dalam perkara tersebut. Dia mengakui sempat dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan namun dia berhalangan hadir karena satu dan lain hal. Razman pun mengaku telah menghubungi pihak Polda Sumut memberi tahukan alasan absennya dari agenda pemeriksaan.
Lebih lanjut, menurut Razman, dirinya lantas mengajukan surat ke Mabes Polri supaya kasus dugaan pemalsuan ijazah ini diambil alih oleh Bareskrim. Pasalnya, ada sejumlah orang yang telah melaporkan Razman atas kasus yang sama. Dia dilaporkan di Polda Sumut, Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan.
"Saya ajukan surat ke Mabes Polri untuk ditarik menjadi satu penanganan. Surat saya itu dijawab oleh Bareskrim dan disetujui untuk ditarik ke Bareskrim karena satu pokok perkara," jelas Razman.
Setelah menerima jawaban itu, Razman Arif Nasution mengaku mengirimkan surat tersebut ke pihak Polda Sumut soal disetujuinya kasusnya untuk ditangani Bareskrim Polri dengan tujuan untuk agenda mempermudah pemeriksaan.
"Saya pun kirim surat ke kanit menyampaikan ada surat dari Mabes Polri bahwa terkait masalah surat palsu atau ijazah palsu ditarik ke Bareskrim untuk mempermudah pemeriksaan. Kanitnya namanya Kompol Jamal Purba. Dia jawab WA saya, oke bang saya kirimkan ke pimpinan. Saya tunggu panggilan yang di Mabes Polri, tapi tiba-tiba datang panggilan klarifikasi kedua," jelasnya.
Razman menegaskan, sekalipun kasusnya sudah masuk ke tahap penyidikan, dirinya belum berstatus sebagai tersangka. Dia pun mengaku masih menunggu surat diterima baru akan memberikan tanggapan secara lebih mendalam.
Beberapa hari lalu, pengacara Hotman Paris Hutapea membocorkan bahwa kasus dugaan ijazah palsu yang menjerat Razman Arif Nasution telah naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
"Kasus yang sangat meresahkan yaitu banyaknya laporan polisi atas dugaan ijazah palsu dari Razman Nasution, ternyata di Polda Sumatera Utara, laporan polisi tentang dugaan ijazah palsu dari Razman Arif Nasution telah naik ke tingkat penyidikan,” kata Hotman dalam unggahan video di Instagram.
Dia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Sumatera Utara Panca Simanjuntak dan Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Tatan atas perkembangan terbaru kasus yang menjerat Razman.
Hotman Paris bahkan meminta supaya Razman ditahan apabila bukti-buktinya sudah kuat untuk kasus tersebut. Sebab menurutnya, kasus ini sudah meresahkan masyarakat dan memiliki dampak yang tidak sepele bagi dunia pendidikan di Indonesia.
"Masyarakat banyak yang bertanya kenapa tidak ada penahanan? Apakah karena buktinya belum cukup atau lambat penanganannya? Padahal ijazah palsu ini sangat buruk dampaknya terhadap pendidikan hukum di Indonesia," kata Hotman Paris.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
