
Advokat yang juga Sekjen Fornas Bhineka Tunggal Ika, Taufan Hunneman menyayangkan atas vonis yang diterima Meiliana. Menurutnya, vonis hakim tak memenuhi rasa keadilan.
JawaPos.com - Vonis hukuman 18 bulan penjara kepada Meiliana menimbulkan pro dan kontra. Meiliana terbukti bersalah atas kasus dugaan penistaan agama, lantaran protesnya soal volume Adzan.
Sekjen Fornas Bhineka Tunggal Ika, Taufan Hunneman mengatakan, Meiliana seharusnya bebas secara hukum. Pasalnya, tidak ada satu delik atau pasal pidana yang dilanggarnya.
"Namun hakim telah memutuskan satu hukuman selama 1,5 tahun," sesal Taufan kepada JawaPos.com, Kamis (23/8).
Dalam perspektif hukum, Taufan melihat putusan hukuman hakim tidak obyektif dalam menggali fakta-fakta persidangan. Sehingga vonis yang dijatuhkan jauh dari memenuhi rasa keadilan.
Pria yang berprofesi advokat itu mengingatkan bahwa eksekutif tidak bisa mengintervensi kasus hukum, sebagaimana undang-undang soal hakim dan peradilan. "Hakim mempunyai kemerdekaan dan independensi bebas dari tekanan dan intervensi lembaga manapun," tegas Taufan.
Taufab melihat bahwa kasus Meiliana harus dilihat sebagai satu kasus, bahwa undang-undang terkait pasal penodaan agama, sudah usang dan tidak relevan. "Apalagi banyaknya nada miring atas putusan ini di ruang publik," jelas dia.
"Melihat penggunaan pasal penistaan agama yang bersifat karet ini, mirip saat era Orde Baru. Di mana ketika itu, para aktivis menjadi sasarannya," lanjut dia.
Dalam kesempatan itu, Taufan memaparkan pentingnya kehadiran Undang-Undang Kebebasan Beragama dan Toleransi di indonesia. Sehingga setiap warga Indonesia mempunyai hak dan kewajiban asasi yang sama.
"Dan menjadi kekuatan konstitusi bagi mereka untuk memeluk agama tanpa rasa takut serta dijamin kemerdekaannya. Begitupun terkait toleransi yang memberikan serta mengajarkan satu regulasi, yang kemudian kelak menjadi norma sosial agar toleransi menjadi bagian dri peradaban bangsa ini," pungkas dia,

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
