
Dirjen Pemasyarakat Sri Puguh Budi Utami (kanan berkerudung), saat menggelar konferensi pers di kantornya, Sabtu (21/7) malam
JawaPos.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Bandung Wahid Husein tengah menjadi pusat perhatian publik. Sebab ia terjaring operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penerimaan suap jual beli perizinan keluar lapas.
Atas kejadian ini Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) selaku lembaga yang menaungi seluruh lapas dan rutan se-Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.
"Dengan kejadian di Lapas Sukamiskin pastinya kami mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kejadian ini, kepada bapak Presiden, dan tentunya kepada bapak Menkumham," ujar Dirjenpas Sri Puguh Budi Utami di Gedung Imigrasi Kemenkumham Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu malam (21/7).
Utami menilai kasus yang menerpa Wahid merupakan masalah serius. Sehingga perlu ditangani dengan sungguh-sunggur agar tidak kembali terulang.
Program revitalisasi lapas dan rutan seluruh Indonesia menjadi opsi yang ditawarkan oleh Ditjenpas menyelesaikan masalah ini. Adanya sistem baru yang akan dijalankan mulai Agustus mendatang itu diharapkan dapat mengubah sistem peradilan pidana di negeri ini.
"Ini masalah serius dan sejatinya secara paralel kami sedang mempersiapkan adanya revitalisasi pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana," sambung Utami.
Sementara itu Utami mengatakan menghargai betul proses hukum terhadap Kalapas Sukamiskin yang tengah bergulir di KPK. Ia berharap proses hukum ini berjalan baik dan sesuai aturan yang berlaku.
"Kami menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
