Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Maret 2021 | 17.05 WIB

Pilot dan Penumpang Pesawat Susi Air Ditahan Separatis Bersenjata

HAPPY ENDING: Pesawat Pilatus Porter Susi Air PK-BVY di salah satu airstip  di Papua. Pilot Ian John Terrenca Hellyer didatangi 20 KSB dengan dua pucuk senpi laras panjang di Distrik Wangbe, Puncak, Papua. Setelah ditahan dua, pilot dan tiga penumpang dii - Image

HAPPY ENDING: Pesawat Pilatus Porter Susi Air PK-BVY di salah satu airstip di Papua. Pilot Ian John Terrenca Hellyer didatangi 20 KSB dengan dua pucuk senpi laras panjang di Distrik Wangbe, Puncak, Papua. Setelah ditahan dua, pilot dan tiga penumpang dii

JawaPos.com – Dua di antara puluhan orang itu membawa senjata laras panjang. Selama dua jam mereka menahan pilot dan tiga penumpang Susi Air.

Beruntung, tak ada insiden kekerasan. Meski demikian, mereka yang disandera tak urung sempat merasa khawatir akan keselamatan mereka.

Insiden tersebut terjadi di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua, pada Jumat (12/3). Pesawat PT ASI Pudjiastuti Aviation atau Susi Air (Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY) itu dipiloti Capt Ian John Terrence Hellyeryang berkewarganegaraan Selandia Baru.

Sebagaimana dilansir Cenderawasih Pos, Hellyer mengungkapkan, dirinya dan tiga penumpang warga Papua sempat disandera sekitar 30 orang anggota KSB (kelompok separatis bersenjata) selama 2 jam. Tiga warga tersebut bernama Ricky Dolame, Arikala Dolame, dan Arike Wandikbo.

Susi Air adalah perusahaan penerbangan yang didirikan Susi Pudjiastuti dan Christian von Strombeck. Mengutip company profile di situs resmi perusahaan, berdiri sejak 2004, saat ini Susi Air mengoperasikan 49 pesawat. Khusus jenis Pilatus yang disandera pada Jumat pagi lalu itu, Susi Air punya 9 pesawat.

Upaya Jawa Pos meminta konfirmasi Susi Air melalui call center di situs resmi mereka tak berjawab. Nomor telepon Bupati Puncak Willem Wandik juga tidak aktif saat dicoba dikontak Jawa Pos beberapa kali.

Dikatakan pilot, KSB sempat mengancam agar pesawat maskapai Susi Air dilarang membawa penumpang aparat TNI/Polri. Selain itu, KSB menyampaikan kekecewaannya dengan kepala kampung karena tidak memberikan dana desa.

Sementara itu, Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan kejadian tersebut. ”Kami telah mendapat laporan informasi adanya penyanderaan pesawat selama dua jam di Lapangan Terbang Wangbe, Kabupaten Puncak,” ucap Kapten Sabtu (13/3) sebagaimana rilis yang didapat Cenderawasih Pos.

Baca juga: Mahfud Klaim Rakyat Papua Tidak Menolak Keberadaan TNI-Polri

Dia melanjutkan, penyanderaan berakhir setelah negosiasi antara penumpang dan pihak KSB. Sekitar pukul 08.36 WIT, Pesawat Susi Air PK BVY take off menuju Terminal UPBU Bandara Mozes Kilangin, Timika, dan mendarat dengan aman.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=UxWzcdMpCbg

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore