alexametrics

KPK Tanggapi Wacana Dana Pensiun Koruptor ala Prabowo

8 April 2019, 19:50:23 WIB

JawaPos.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berencana memberikan dana pensiun kepada para koruptor. Dengan catatan jika mereka benar-benar sudah bertaubat dan mengembalikan uang yang dikorupsinya.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi Pemberanta san Korupsi (KPK), Saut Situmorang menegaskan korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Sehingga harus ditangani dengan cara serupa.

“Semua kita sadar bahwa korupsi itu extra ordinary crime,” kata Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Dia menyebut penanganan korupsi masih terbilang normatif (biasa). Untuk itu, dia berharap ada inovasi dalam penanganan yang tegas dari sisi penegakan hukum.

“Yang diperlukan adalah extra inovatif efforts baik dari sisi law and order-nya sambil memahami kompleksitasnya. Kemudian di-create values yang sustain (berkelanjutan) tumbuh di masyarakat. Jadi bukan hit and run,” tutur Saut.

Menurut Saut Situmorang, usul Prabowo adalah bagian dari hit and run. Dia menuturkan pintu pencegahan menjadi salah satu cara untuk membuat negara ini bersih dari korupsi.

“Ini zero tolerance. Anda enggak boleh  toleran 1 dolar pun. Korupsi itu dimulai dari Rp 1. Kamu melanggar lampu lalu lintas korupsi juga itu,” sebutnya.

“Maka kita cari solusi paling suistanable (berkelanjutan),” imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan koruptor akan diminta taubat dan mengembalikan uang korupsinya kepada negara.

“Kita akan panggil koruptor-koruptor itu kita kan minta mereka taubat dan sadar. Kembalikanlah uang yang kau ciri, ya boleh kita sisihkan dikit, bolehlah, boleh enggak ya buat dia pensiun,” pungkas Prabowo dalam pidatonya saat kampanye akbar di GBK, Jakarta, Minggu (7/4) kemarin.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Intan Piliang