
Wali Kota Pasuruan Setiyono bersama tiga orang lainnya tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Pusat, Jumat (5/10)
JawaPos.com - Wali Kota Pasuruan Setiyono tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (5/10) sekitar pukul 00.40 WIB dini hari. Dia dibawa setelah lembaga antirasuah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur.
Selain Setiyono, tim satgas juga memboyong dua Kepala Dinas dan satu orang pihak swasta. Ketiganya diduga terlibat dalam kasus suap salah satu proyek APBD 2018 di Kota Pasuruan.
Keempat orang tersebut dibawa ke kantor lembaga antirasuah setelah menjalani proses pemeriksaan di Polres Pasuruan. Hingga saat ini, Setiyono dan tiga orang lainnya masih berstatus sebagai saksi.
"Jadi, nanti akan diperiksa secara intensif sebelum penentuan status hukum lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kamis (4/10).
Sebelumnya, KPK melakukan operasi senyap di Kota Pasuruan pada Kamis (4/10) pagi. Operasi kedap tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima oleh penyidik KPK, terkait adanya informasi bahwa akan ada transaksi yang melibatkan penyelenggara negara dan pihak swasta.
KPK kemudian melakukan penyegelan dan memeriksa enam orang secara intensif di Polres Pasuruan. Namun hanya empat orang yang dibawa ke Jakarta.
Terkait dugaan awal, KPK menemukan sejumlah uang dengan nilai Rp 120 juta. Uang tersebut diduga merupakan komitmen fee dari proyek untuk pejabat di wilayah tersebut.
"Tim telah menghitung uang yang ditemukan dalam rangkaian kegiatan tangkap tangan di Pasuruan. Setidaknya uang tersebut berjumlah Rp120 juta," jelas Febri.
KPK berencana akan memberikan informasi secara detail mengani OTT di Pasuruan pada Jumat (5/10) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam jumpa pers, KPK akan menjelaskan siapa yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek Pasuruan tahun anggaran 2018.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
