Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 November 2020 | 21.54 WIB

Anggota TNI Dipukuli Klub Moge, DPR: Sok Jagoan dan Arogan

Anggota DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus . (DPR.go.id) - Image

Anggota DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus . (DPR.go.id)

JawaPos.com - Dua orang anggota TNI dari Sat Intel Kodim 0304/Agam mengalami luka memar akibat dikeroyok anggota klub motor besar alias moge. Peristiwa itu sendiri terjadi di kawasan Jalan Hamka, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat, (30/10).

Menanggapi kejadian di dapilnya itu, Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengaku menyayangkan terjadinya insiden pengeroyokan kepada Serda Yusuf dan Serda Mistari yang merupakan anggota TNI.

"Tindakan  pengeroyokan yang di lakukan oleh rombongan Motor Gede (Moge) Harley Davidson asal Bandung, Jawa Barat ini sangat tidak pantas, sok jagoan dan arogan," ujar Guspardi kepada wartawan, Selasa (3/11).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menduga anggota klub moge itu berani melakukan tindakan anarkis bisa jadi karena dalam rombongan mereka terdapat purnawirawan berbintang tiga. Jadi mereka merasa Jumawa.


"Tetapi sikap arogansi ini tidak boleh di biarkan dan penegak hukum harus tegas dalam penanganan dan penindakan masalah pengeroyokan kepada anggota TNI begitu juga kepada masyarakat lainnya," katanya.

Setelah ada laporan dari koban,Kapolres Bukittinggi langsung bergerak cepat menangkap para pelaku pengeroyokan dan melakukam penahanan termasuk menyita barang bukti berupa motor gede (moge) milik pelaku.

"Hal ini sudah tepat dam menunjukkan bahwa tidak ada yang kebal hukum di negeri ini," ungkapnya.

Untuk itu Guspardi mendukung penuh pihak kepolisian agar memproses kasus ini dengan tuntas. Dia berharap jangan ada penangguhan penahanan kepada  pengeroyok yang sok jagoan apalagi memukul aparat negara.

"Hal ini akan memberikan efek jera dan pembelajaran kedepannya, pungkas anggota  DPR I Komisi 2 tersebut," tuturnuya.

Sebelumnya, sebuah video viral di jagat media sosial, lantaran aksi sejumlah pengendara Moge yang mengeroyok dua pengendara yang merupakan anggota TNI.

Saat kejadian pengeroyokan, rombongan Moge tersebut dipimpin oleh mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Djamari Chaniago. Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan Djamari merupakan ketua rombongan dari klub Moge tersebut.

Mengetahui, anggotanya melakukan pengeroyokan terhadap dua pengendara motor tersebut. Djamari yang merupakan ketua rombongan tersebut langsung menemui korban untuk melakukan mediasi, karena ia sendiri juga tidak mengetahui insiden tersebut.

Namun, mediasi tersebut tak membuahkan hasil. Karena, korban tetap membuat laporan terkait kejadian yang menimpa mereka itu.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore