Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Januari 2022 | 21.09 WIB

31 Orang Pegawai KPK Positif Covid-19, Karena Mobilitas Tinggi

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Tren kasus penularan Covid-19 tak dipungkiri sedang mengalami peningkatan. Hal ini juga berdampak pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan, kini terdapat 31 pegawai KPK yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Jumlah ini mengalami peningkatan, dari sebelumnya pada Jumat (28/1) terdapat 18 pegawai yang dinyatakan positif Covid-19.

"Sampai Jumat sore kemarin ada 18 pegawai KPK. Tadi mendapat informasi terakhir ada 31 pegawai yang terdiri dari berbagai direktorat, setelah di test PCR terkonfirmasi positif Covid-19," kata Ali dikonfirmasi, Senin (31/1).

Juru bicara KPK berlatar belakang Jaksa ini mengungkapkan, puluhan pegawai KPK yang terpapar Covid-19 dari berbagai bidang, salah satunya bidang penindakan. Dia menyebut, bidang penindakan KPK kerap kali melakukan tugas diluar sehingga rentan terpapar Covid-19.

"Kalau di bidang penindakan karena mobilitas cukup tinggi, ada yang keluar kota, dari seluruh gejala itu gejala ringan dan isolasi mandiri di rumah masing-masing," ungkap Ali.

Dia memastikan, sampai saat ini tidak ada pegawai KPK yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Oleh karena itu, KPK akan mengevaluasi sistem kerja untuk tetap bisa melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi.

"Saat ini kami akan mengadakan rapat terkait evaluasi kerja, apakah nanti sebagaian di rumah, apa sebagian di kantor kita akan evaluasi," ucap Ali.

Sebagaimana diketahui, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah seiring munculnya varian Omicron usai libur Natal dan Tahun Baru. Tercatat pada Minggu (30/1), jumlah kasus harian memecahkan rekor, bertambah 12.422 orang melebihi, Sabtu (29/1) yakni 11 ribu orang.

Jumlah itu terdiri dari tes yang masif yakni 314 ribu tes spesimen. Kini total sudah 4.343.185 orang terinfeksi Covid-19.

Kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, naik pesat yakni 9.163 kasus. Kini total kasus aktif atau mereka yang membutuhkan perawatan sebanyak 61.718 kasus.

Provinsi paling banyak konfirmasi kasus positif harian paling banyak disumbang oleh DKI Jakarta, yakni sebanyak 6.613 orang atau separuh dari kasus nasional. Lalu disusul oleh Jawa Barat 2.584 orang, dan Banten 1.740 orang.

Pasien meninggal bertambah 18 jiwa. Paling banyak disumbang oleh DKI Jakarta 12 jiwa. Kini total sudah 144.303 jiwa meninggal dunia karena Covid-19.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore