Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Desember 2022 | 03.27 WIB

Irjen Agung: Polri Antisipasi Cuaca Ekstrem

Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi saat mengecek kesiapan pasukan Satgas Kontijensi di Kantor Ditpolair Baharkam Polri hari ini. (Ilham Wancoko/Jawa Pos) - Image

Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi saat mengecek kesiapan pasukan Satgas Kontijensi di Kantor Ditpolair Baharkam Polri hari ini. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)

JawaPos.com - Polri merespon prediksi cuaca ekstrem jelang Tahun Baru. Korps Bhayangkara memperkuat Operasi Lilin dengan memaksimalkan Satgas Kontijensi untuk mencegah dan merespon dengan cepat situasi darurat. Seperti, banjir, longsor, dan kecelakaan laut.

Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan bahwa Polri mengikuti setiap perubahan, seperti cuaca ekstrem dan pergerakan masyarakat saat Tahun Baru. Kepolisian akan menyesuaikan dengan ekskalasi gangguan yang terjadi.

”Dinamika ini terus kita ikuti, kita antisipasi. Baik bencana dan peningkatan arus kendaraan. Sehingga bisa merespon dengan cepat untuk menolong masyarakat,” tegasnya.

Sementara Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi menuturkan, personel, dan peralatan disiapkan untuk menghadapi kemungkinan situasi kedaruratan akibat cuaca ekstrem yang terjadi. Apalagi, menjelang perayaan Tahun Baru 2023.

”Bila terjadi sesuatu, sudah kita siapkan,” paparnya dalam kegiatan Apel Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Menghadapi Bencana pada Operasi Lilin.

Dengan kesiapan menghadapi bencana ini, lanjutnya, diharapkan personel Polri mampu dengan cepat untuk merespon setiap kejadian. Bila ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan langsung bisa ditangani.

Seperti, banjir, longsor, rob, hingga kecelakaan laut. ”Petugas dengan peralatannya siap untuk dikerahkan menolong masyarakat,” ujarnya.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut, Polri juga menghimbaukan berbagai hal. Misalnya, untuk kecelakaan di pelabuhan. Dihimbau agar kendaraan antri masuk ke kapal tidak berhentik di ramp door atau akses pintuk keluar masuk di Kapal.

”Sesuai pengalaman truk yang tenggelam di Pelabuhan Merak, itu karena ramp door lepas,” paparnya.

Apalagi, truk tersebut ternyata mengalami patah as roda karena diduga truknya mengalami over load. ”Makanya, setiap kendaraan masuk kapal dihimbau tidak berhenti di ramp door saat antri masuk,” terangnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore