Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Agustus 2021 | 03.28 WIB

Jokowi Minta Masyarakat Saling Jaga Agar Kasus Covid-19 Tak Naik Lagi

Tangkapan Layar - Presiden Joko Widodo dalam acara doa bersama bertajuk #Prayfromhome yang disiarkan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (11/7/2021). (ANTARA/Indra Arief) - Image

Tangkapan Layar - Presiden Joko Widodo dalam acara doa bersama bertajuk #Prayfromhome yang disiarkan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (11/7/2021). (ANTARA/Indra Arief)

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali, angka penularan Covid-19 di dalam negeri sudah mengalami penurunan. Namun, Jokowi mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sebab Covid-19 tidak bisa diprediksi penularannya.

"Meski demikian kita harus tetap berhati-hati, sekali lagi harus tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini," ujar Jokowi dalam jumpa pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/8).

Jokowi menuturkan, pemerintah mempelajari perkembangan situasi Covid-19 di berbagai negara dan terus mengambil pelajaran penting. Sebab, ada beberapa negara yang mengalami lonjakan Covid-19 meski masyarakatnya telah divaksin.

"Beberapa negara yang penduduknya sudah divaksinasi sebanyak lebih dari 60 persen ternyata saat ini juga masih mengalami lonjakan gelombang kasus Covid-19 lagi. Hal ini terjadi karena masyarakatnya tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dengan angka penularan Covid-19 yang sudah mengalami penurunan di dalam negeri, Jokowi mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Termasuk masyarakat melakukan vaksinasi.

"Oleh karena itu kita harus bersama-sama menjaga agar kasus Covid-19 tidak naik lagi, kuncinya sederhana ayo segera ikut vaksin, ayo disiplin terapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali 31 Agustus hingga 6 September.

Jokowi menuturkan Solo Raya dan Malang Raya kini menerapkan PPKM level 3. Selain itu untuk wilayah aglomerasi yang menerapkan PPKM level 3 adalah Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya.

Jokowi menuturkan untuk Semarang Raya juga sudah berhasil turun dalam penerapan PPKM menjadi level 2. Sehingga secara keseluruhan di Jawa dan Bali ada perkembangan yang cukup baik.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore