
Di Jolo, desa-desa yang diduga menampung Abu Sayyaf langsung digeledah. Warga diminta pergi untuk sementara karena ditakutkan terkena baku tembak
JawaPos.com – Upaya penyelamatan empat WNI korban penculikan dan penyanderaan kelompok Abu Sayyaf membuahkan hasil. Atase Pertahanan Indonesia di Manila bersama jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Filipina memastikan keempatnya segera pulang ke Indonesia.
Atase Pertahanan Indonesia di Manila Kolonel Marinir Muhammad Reza Suud menyatakan, empat WNI tersebut bernama Arizal Kasta Miran, 30; Arsad bin Dahlan, 41; Andi Riswanto, 26; dan Khairuldin bin Yai Kii, 15. Mereka berasal dari Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Empat WNI tersebut, kata Reza, berada di KBRI Manila sejak 23 Maret. Panglima Armed Forces of the Philippines Letjen Cirilito Sobejana bersama The Philippine National Police (PNP) Letjen Guillermo Eleazar mengantar mereka secara langsung ke Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Manila Widya Rahmanto.
Reza menyatakan, bila tidak ada perubahan, empat WNI tersebut akan terbang ke Indonesia hari ini (30/3). Mereka dijadwalkan berangkat sekitar pukul 10.30 waktu Manila dengan pesawat Jet Star. ”Pesawat akan transit di Singapura dan diperkirakan tiba di Indonesia pukul 22.00 WIB,” ujar perwira menengah dengan tiga kembang di pundak itu.
Reza menjelaskan, tiga WNI asal Wakatobi ditemukan terpisah dengan Khairuldin. Dia ditemukan Armed Forces of the Philippines di Pulau Brgy Kalupag, Municipality Languyan, Provinsi Tawi-Tawi. Sementara itu, tiga WNI lainnya diselamatkan di perairan Tawi-Tawi. Mereka ditolong saat kapal yang digunakan kelompok Abu Sayyaf terbalik dihantam gelombang.
Setelah penyelamatan tiga WNI korban penculikan kelompok Abu Sayyaf tersebut, Mayor Laut (P) Bima Nendya Rahadyaning Pamungkas yang bekerja sebagai perwira Indonesian Liaison Officer dan bertugas di Border Crossing Station Bongao Tawi-Tawi segera berkoordinasi dengan Police Intelligence Unit Province Police Station Tawi-Tawi untuk penanganan lebih lanjut. Atase pertahanan bersama Kemenlu juga sudah memastikan bahwa seluruh WNI yang diselamatkan dari Abu Sayyaf dalam keadaan baik-baik saja.
Baca juga: Tiga WNI Korban Sandera Kelompok Abu Sayyaf Berhasil Diselamatkan
Keberhasilan menyelamatkan mereka, lanjut Reza, tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah dan militer Indonesia dengan Filipina. ”Penyelamatan WNI tidak terlepas dari kerja sama intelijen oleh Bais TNI dengan militer Filipina,” tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=VB0Jy8JIobQ

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
