
KOLABORASI: Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (kiri) didampingi Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik memberikan keterangan usai pertemuan di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, kemarin (15/7). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Wakapolri, Komjen Pol Gatot Edy Pramono mengatakan, stabilitas politik dan keamanan sebagai nilai pokok utama Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Jenderal bintang tiga itu mengungkapkan hal tersebut berdasarkan prediksi Bank Dunia dan Price Waterhouse Coopers, Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar di tahun 2045.
Gatot menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Wilayah I dan Diskusi Publik Terkait Pemulihan Ekonomi dan Polarisasi Sosial di Perkotaan, yang dihelat oleh DPW Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Provinsi DKI Jakarta.
"Syaratnya ada dua, yang pertama adanya stabilitas keamanan dan politik, kemudian yang kedua adalah adanya pertumbuhan ekonomi yang stabil," kata Gatot, Selasa (29/11).
Gatot menuturkan Indonesia pada 2037, dapat keluar dari middle income trap, perihal pertumbuhan ekonomi masyarakat. Meski prediksi tersebut datang sebelum Pandemi Covid-19, tetapi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukan optimisme.
"Tetapi dengan melihat kondisi ekonomi kita saat ini, pertumbuhan ekonomi kita berada pada angka 5,72 persen, ini memberikan optimisme pada kita semua. Ini lah kita harus menjaganya," jelasnya.
Gatot pun menyampaikan bagaimana upaya menjaga pertumbuhan ekonomi seperti telah disampaikan oleh Presiden Jokowi di G20 kemarin. Ia mengutip pesan Jokowi ihwal kerja sama antar negara untuk lepas dari jeratan krisis ekonomi pasca pandemi.
"Pak Presiden menyampaikan di antaranya adalah, kita harus bersama-sama dalam membentuk situasi dunia yang inklusif dari imbas pandemi," kata Gatot.
"Ini merupakan cikal bakal alasan dibentuknya pandemic funds di G20, agar ini juga menjadi bentuk keseriusan tidak hanya dari negara tetapi kita semua dapat menghadapi krisis ekonomi pada pandemi di masa depan," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPW Petanesia DKI Jakarta, Lutfi Hakim menyampaikan, sinergitas petanesia dengan beberapa steakholder untuk bersama membangun negeri. "Isu-isu besar yang masih menjadi tugas besar seperti misalnya penguatan ekonomi, polarisasi sosial yang ditandai dengan politik identitas ini hal mau tidak mau menjadi perhatian pengurus Petanesia terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya," ucap Lutfi
Adapun dalam sidang komisi rekomendasi mencuat usulan untuk pembentukan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Organisasi dalam bidang ekonomi dan dalam bidang sosial politik, Petanesia mengupayakan agar organisasi ini menjadi penggerak harmonisasi di wilayah Jakarta, menjaga kondisi tetap aman, sejuk dan damai menjelang tahun-tahun politik, serta berusaha agar kader terbaik Petanesia Jakarta ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 di DKI Jakarta.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
