Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Oktober 2021 | 22.00 WIB

Makam Gus Dur Dibuka 1 November, Begini Ketentuan untuk Peziarah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan para masyayikh di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, akhirnya segera dibuka untuk masyarakat umum. Rencananya, pembukaan kompleks wisata religi dimulai pada 1 November 2021 mendatang.

Kepastian pembukaan itu telah tertuang dalam surat edaran (SE) Pesantren Tebuireng, nomor: 1760/I/HM 00 01/PENG/X/2021, tertanggal 23 Oktober 2021. SE tersebut ditandatangani Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz.

Pertimbangan pembukaan makam karena kasus Covid-19 makin menurun dan terkendali di sebagian wilayah Indonesia. Termasuk di Kabupaten Jombang yang sudah berada di PPKM level 1. Namun, untuk sementara waktu, makam hanya dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB selama November-Desember. Untuk bulan berikutnya jam buka melihat hasil evaluasi.

Khusus hari Jumat, makam akan ditutup untuk masyarakat umum. Selain ketentuan jam buka tersebut, kapasitas makam dibatasi. Yakni, maksimal sebanyak 150 orang di area makam. Selebihnya, menunggu di tempat parkir dan akan diatur sesuai gilirannya. Waktu ziarah paling lama 20 menit untuk setiap pengunjung atau rombongan.

Ketentuan lain, para peziarah juga harus sudah divaksin dosis dua. Lalu, semua peziarah juga wajib memakai masker dan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan. Para peziarah juga dilarang menggunakan pengeras suara.

Mudir Pesantren Tebuireng KH Lukman Hakim ketika dikonfirmasi Jawa Pos Kamis siang (28/10) membenarkan SE tentang pembukaan makam masyayikh tersebut. ‘’Betul dan seperti itu ketentuannya. Kami mohon masyarakat untuk mematuhinya,’’ ujarnya.

Makam Gus Dur ditutup sejak pandemi Maret 2020 lalu. Kendati ditutup, dalam beberapa bulan terakhir seiring kasus Covid-19 melandai, masih banyak peziarah yang datang. Terutama saat Sabtu dan Minggu. Karena kompleks pesarean ditutup, para pengunjung yang telanjur datang pun berdoa dari luar area makam.

Awalnya, pembukaan makam Gus Dur itu direncanakan pada 22 Oktober 2021 lalu. Namun, demi pertimbangan keamanan dan kenyamanan bersama, rencana itu ditunda sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga dan Pemkab Jombang.

Sebelum pandemi, makam Gus Dur dikunjungi sekitar 2-3 ribu peziarah setiap hari. Ketika akhir pekan, Sabtu-Minggu, pengunjung meningkat hingga mencapai 10 ribu orang. Gus Dur meninggal pada 30 Desember 2009 silam dan dimakamkan di Pesantren Tebuireng bersama keluarga besarnya. Termasuk kakeknya Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyari (pendiri NU) dan ayahnya KH Wahid Hasyim (mantan Menag).

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore