Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2020 | 02.15 WIB

Wakil Ketua KPK Nawawi: Sulit Bedakan Pejuang dan Pecundang

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menunjukkan tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kutai Timur di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). Dalam OTT itu KPK menahan tujuh tersangka yakni Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur En - Image

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menunjukkan tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kutai Timur di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). Dalam OTT itu KPK menahan tujuh tersangka yakni Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur En

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menanggapi pernyataan rekannya Nurul Ghufron yang menyindir para pegawai KPK yang mengundurkan diri. Banyaknya pegawain resign itu dipicu konflik yang muncul di tengah situasi lembaga antirasuah pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

"Jadi mungkin sebaiknya, hargailah yang pergi tanpa harus menyebut yang bertahan sebagai pejuang," kata Nawawi dikonfirmasi, Minggu (27/9).

Pimpinan KPK berlatar belakang hakim ini mengaku, tidak mengetahui siapa yang benar-benar pejuang atau tidak. baik itu mereka yang memang tetap bertahan di lembaga antirasuah atau pergi

"Kesamaran keremangan ruangan, tak akan nampak jelas bayangan yang beranjak pergi atau tetap bertahan, terlebih membedakan yang mana pejuang dan yang mana pecundang," cetus Nawawi.


Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan terimakasih kepada para mantan pegawai KPK yang memutuskan mengundurkan diri. Termasuk kepada Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Dia menghormati apapun keputusan yang dibuat oleh masing-masing orang.

Kendati demikian, Ghufron menilai, KPK bukan tempat bersantai bagi para pejuang anti korupsi. “Kami sangat hormat dan berbangga kepada mereka yang bertahan didalam KPK bersama kami kini dengan segala kekurangan KPK saat ini,” ucapnya, Sabtu (26/9).

Lantas Ghufron menyindir sejumlah pegawai KPK, termasuk Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah yang mengundurkan diri dari KPK.

“Pejuang itu tak akan meninggalkan gelanggang sebelum kemenangan diraih walau kancah perjuangan anti korupsi kini berubah seperti apapun,” pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore