
Presiden Prabowo Subianto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk tindakan yang mengarah pada upaya makar. Langkah tegas diperlukan demi melindungi kedaulatan negara sekaligus menjaga keutuhan bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda menyusul mencuatnya dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, termasuk sejumlah pejabat dan tokoh nasional. Menurut dia, dugaan penyadapan tersebut merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele.
Syahganda menekankan pentingnya langkah perlindungan terhadap Presiden dari berbagai ancaman. Pemerintah, kata dia, harus bersikap tegas terhadap setiap tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas negara.
"Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditoleransi, karena hal itu sudah mengarah ke tindakan makar. Kita harus melawan segala bentuk makar," kata Syahganda dalam pernyataan resmi, Kamis (5/11).
Ia juga mengingatkan, Presiden merupakan kepala negara sekaligus representasi kedaulatan bangsa. Oleh sebab itu, posisi dan keselamatan kepala negara harus dihormati serta dilindungi oleh seluruh elemen masyarakat.
Syahganda berpandangan, apabila terdapat pejabat negara yang terbukti melakukan pengkhianatan terhadap Presiden, tindakan tersebut tidak bisa dilepaskan dari persoalan pengkhianatan terhadap negara dan konstitusi.
Atas dasar itu, ia meminta agar setiap dugaan pelanggaran ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional tanpa mengabaikan prinsip objektivitas dan transparansi.
"Setiap tindakan yang berpotensi mengancam keamanan, keselamatan, dan kewibawaan Presiden harus diusut secara objektif, transparan, dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," papar dia.
Lebih lanjut, Syahganda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Menurutnya, persatuan nasional harus tetap menjadi prioritas di tengah munculnya berbagai persoalan politik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022