
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman buka suara terkait dengan pengungkapan kasus dugaan penyadapan atau ilegal akses terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dia menyatakan bahwa penanganan kasus tersebut menjadi momentum pembenahan.
Dudung menilai, kasus yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso sebagai tersangka itu merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar.
”Dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar, sekaligus momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi,” kata dia melalui keterangan resmi pada Rabu malam (4/11).
Dudung menegaskan bahwa komitmen pemerintah saat ini memastikan seluruh proses yang berlangsung tetap berpedoman pada ketentuan hukum dan prinsip profesionalitas, transparansi, serta keadilan. Pemerintah juga terus memberikan perhatian terhadap perkembangan situasi guna memastikan stabilitas keamanan.
Baca Juga:Skandal Penyadapan Jerat Listyo Sigit, Yusril Tegaskan Mantan Presiden pun Berpotensi Diperiksa
”Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum, secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Karena itu, Dudung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi berbagai perkembangan secara bijaksana, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan persatuan dan kebersamaan demi menjaga situasi nasional tetap aman dan damai.
”Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif,” bebernya.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menyebut, situasi keamanan dan ketertiban nasional saat ini tetap terjaga dengan baik meski terjadi berbagai dinamika dan informasi di masyarakat, khususnya melalui media sosial. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang.
”Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Masyarakat tidak perlu resah dan khawatir,” ucap dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022