
Pemantik The Next Generation Dara Sarasvati pada acara The Legacy Relay 2026 di Purpusnas, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Artis Dara Sarasvati membawa sebuah pesan khusus untuk Indonesia di masa depan melalui sebuah surat yang dipersiapkan untuk dibaca pada tahun 2045, tepat di 100 tahun Indonesia merdeka.
Namun, ada hal menarik dari surat yang diperlihatkannya dalam acara The Legacy Relay 2026 di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta. Surat tersebut masih kosong dan belum berisi satu tulisan pun.
Bagi Dara, kekosongan itu bukan tanpa makna. Surat tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia belum sepenuhnya ditentukan. Dia pun bertanya, apa yang akan dibaca generasi pada 2045 bergantung pada tindakan, pilihan, dan warisan yang dibangun masyarakat hari ini.
Pesan itu disampaikan Dara melalui gagasan bertajuk The Spark: Jangan Menjadi Generasi Terakhir. Ia mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menikmati hasil perjuangan para pendahulu, tetapi juga mengambil peran dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai terbaik bangsa untuk diwarikan pada generasi selanjutnya.
"Surat ini masih kosong. Tapi ketika 2045 nanti, apa yang kira-kira akan mereka baca?" ujar Dara, mengajak para peserta merenungkan kontribusi apa yang dapat mereka tinggalkan untuk Indonesia masa depan.
Dalam pemaparannya, Dara menyinggung sejumlah tokoh bangsa yang meninggalkan pengaruh besar bagi generasi setelah mereka. Misalnya R.A. Kartini yang dikenal melalui perjuangannya dalam membuka ruang bagi pendidikan dan hak perempuan.
Bung Hatta mewariskan keteladanan tentang integritas, dan B.J. Habibie menunjukkan pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemandirian bangsa.
Ketiganya berasal dari zaman dan latar perjuangan yang berbeda. Namun, menurut Dara, ada satu kesamaan yang menghubungkan mereka, yakni keinginan untuk memberikan manfaat kepada orang lain, terutama generasi penerus.
Nilai tersebut, kata dia, seharusnya tidak berhenti sebagai bagian dari pelajaran sejarah. Warisan para tokoh bangsa perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang relevan dengan tantangan zaman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022