Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Oktober 2026 | 14.36 WIB

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI Aktif Dalam Kasus Dugaan Korupsi di BNPB

Jubir KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Jubir KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui terdapat dugaan keterlibatan TNI aktif, dalam pengusutan kasus dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal itu dilakukan melalui koordinasi dengan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI untuk mendalami dugaan keterlibatan oknum anggota TNI aktif.

"KPK juga berkoordinasi secara intensif dengan Puspom TNI karena memang dalam konstruksi perkara ini ada dugaan keterlibatan oknum TNI aktif, sehingga nanti kita bisa bersama-sama dalam proses penyidikan berikutnya," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/10).

Budi menegaskan, komunikasi antara KPK dan Puspom TNI telah berlangsung sejak awal penanganan perkara. KPK juga mengapresiasi dukungan yang diberikan Puspom TNI dalam mendukung proses penegakan hukum.

Sementara itu, mengenai rencana pemanggilan pihak-pihak yang diperlukan untuk kepentingan penyidikan, termasuk saksi dari unsur TNI, KPK belum menyampaikan jadwal secara terperinci. Perkembangan mengenai pemanggilan tersebut akan diinformasikan setelah ada kepastian lebih lanjut.

"Nanti ke depan seperti apa pemanggilan para pihak, itu juga nanti kami akan sampaikan update-nya," tegasnya.

KPK Geledah 8 Lokasi

Dalam pengusutan kasus ini, penyidik telah menggeledah delapan lokasi, mulai dari rumah para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka hingga kantor BNPB. Lokasi penggeledahan tersebut tersebar di beberapa wilayah, yakni Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan adalah kantor BNPB.

Dalam rangkaian penggeledahan itu, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti tersebut mencakup dokumen, perangkat elektronik, uang, serta tiga unit kendaraan roda empat.

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci identitas pemilik ketiga mobil yang disita. Budi hanya memastikan bahwa kendaraan tersebut diamankan dari salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan di BNPB.

"Dari salah satu tersangka," ujarnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore