
Kepala BGN Sudaryono saat memimpin konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Senin (27/7). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com — Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan polemik masyarakat korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengambil Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, kondisi tersebut terjadi di sejumlah daerah yang terdampak karhutla dan kabut asap. Menurut dia, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah membeli bahan makanan dan mulai mengolahnya sebelum menerima informasi mengenai peliburan sekolah.
"Begini, kan ada, aku lihat di berita, bahwa Karhutla terus kemudian ada orang tua suruh ngambil. Begini, Karhutla itu kan, jadi MBG melayani, mengirimkan MBG kepada dari dapur-dapur SPPG itu di jam operasional sekolah," kata Sudaryono di Kantor Kementerian Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (26/8).
Dia menjelaskan, dalam beberapa kasus, makanan sudah dimasak sebelum sekolah diberitahukan untuk diliburkan karena kabut asap akibat karhutla.
"Nah, kasus Karhutla di beberapa daerah itu adalah dia sudah masak, baru kemudian diberitahu bahwa karena Karhutla itu kemudian sekolahnya diliburkan," ujarnya.
Karena makanan sudah telanjur disiapkan, lanjut Sudaryono, BGN kemudian mengatur agar makanan tersebut tetap dibagikan melalui mekanisme yang dikoordinasikan dengan pihak terkait.
"Kita bagikan dengan mekanisme yang kemudian berkoordinasi dengan BPBD, apa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dengan kepala daerah, dengan kepala sekolah gitu," kata Sudaryono.
Menurut dia, mekanisme tersebut diterapkan di sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, hingga sejumlah wilayah di Sumatera.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022