Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2026 | 21.43 WIB

Istana Pastikan Prabowo Segera Kunjungi Warga Terdampak Gempa NTT

Warga berjalan di dekat rumah yang rusak akibat gempa bumi di kawasan Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym) - Image

Warga berjalan di dekat rumah yang rusak akibat gempa bumi di kawasan Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym)

JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Presiden Prabowo Subianto bakal segera melakukan kunjungan kerja ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu dilakukan untuk meninjau langsung warga terdampak bencana gempa bumi 7,7 skala richter yang terjadi pada Sabtu (15/8).

"Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, insya Allah akan kesana," kata Prasetyo Hadi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8).

Namun, Prasetyo tidak memberikan kepastian terkait waktu kunjungan kerja Kepala Negara ke wilayah NTT. Ia memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut terkait tinjauan langsung Prabowo ke NTT.

"Nanti kita kabarin," jelasnya.

BNPB ungkap puluhan ribu rumah rusak akibat gempa di NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan wilayah Kabupaten Manggarai Timur mengalami kerusakan kerusakan rumah terparah akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang NTT, pada Sabtu (15/8) lalu.

Beberdasarkan data sementara hingga Sabtu (22/8), tercatat sebanyak 53.971 rumah di wilayah Provinsi NTT mengalami kerusakan. Jumlah tersebut terdiri dari 19.006 rumah rusak berat, 11.777 rumah rusak sedang, dan 23.188 rumah rusak ringan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pendataan kerusakan menjadi langkah penting untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terdampak secara cepat sekaligus mempersiapkan penanganan pada tahap berikutnya.

Menurut Berton, hasil pendataan juga digunakan untuk memperkirakan jumlah tenaga enumerator yang dibutuhkan. Para petugas tersebut nantinya bertugas melakukan verifikasi dan validasi kondisi rumah secara langsung di lapangan.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat diidentifikasi secara cepat dan akurat, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan dukungan penanganan pada tahapan berikutnya," ucap Berton melalui keterangan resmi, Minggu (23/8).

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore