
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat doorstop dengan wartawan usai Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Provinsi Maluku Utara, di Ternate, Maluku Utara, Jumat (21/8). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
Namun, pengembangan industri tersebut masih menghadapi pekerjaan rumah berupa penguatan infrastruktur dan konektivitas untuk mendukung produksi serta pasokan dari masyarakat.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan Pemerintah tengah memetakan kebutuhan infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas ekonomi kawasan transmigrasi. Untuk jalan usaha tani dan jalan produksi, misalnya, Kementrans akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
“Jadi nanti lebih kolaboratif, lebih sinergis, dan tidak ada tumpang tindih program antar kementerian,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Provinsi Maluku Utara, di Ternate, Maluku Utara, Jumat (21/8).
Viva mengatakan pola tersebut diharapkan dapat membuat kawasan transmigrasi berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi.
“Jadi dengan demikian, kita akan berupaya agar proses untuk pengembangan ekonomi, untuk peningkatan kesejahteraan sosial itu bisa meningkat,” kata Viva.
Ciptakan Efek Ganda Masyarakat
Menurut dia, keberadaan industri di kawasan transmigrasi diharapkan menciptakan efek berganda bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai lokasi produksi, kawasan transmigrasi juga harus mampu menjadi sumber bahan baku bagi industri sekaligus membuka kesempatan kerja.
“Dan itu juga akan bisa mendatangkan pekerjaan lapangan pekerjaan yang baru, kemudian menyerap tenaga kerja, kemudian pengembangan ekonomi daerah, dan juga meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Salah satu contoh yang telah berjalan yakni investasi PT Natural Indococonut Organik (NICO) di Halmahera Utara, usaha yang bergerak pengolahan kelapa menjadi sejumlah produk turunan dan melakukan ekspor.
Investasi perusahaan tersebut di Halmahera Utara sendiri disebut mencapai Rp6 triliun. Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Utara E.J. Papilaya mengatakan investasi tersebut saat ini telah menyerap sekitar 4.200 tenaga kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022