Sembilan penumpang KMP Mutiara Sentosa yang dievakuasi dalam keadaan selamat tiba di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. (Basarnas Surabaya)
JawaPos.com - Korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan laut terbakarnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura, Minggu (2/8), bertambah menjadi 5 orang.
"Update hingga pukul 05.28 WIB, total korban terevakuasi, yakni 229 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia," tutur Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, dalam laporan berkala terbaru yang diterima JawaPos.com.
Korban dievakuasi dengan cara dipindahkan dari kapal yang terbakar ke kapal-kapal penolong yang berada di sekitar lokasi insiden. Ada pula penumpang yang dievakuasi oleh nelayan dari Kecamatan Ambunten, Sumenep.
Baca Juga:Ratusan Korban Selamat dan 2 Orang Tewas Akibat KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar Tiba di Tanjung Perak
Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal tersebur melayani rute utama Surabaya - Makassar dengan waktu tempuh 40 jam.
Nanang mengatakan laporan awal insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 diterima Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak dan PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).
"Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya terima telepon pukul 08.24 WIB dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak bahwa ada kapal terbakar di perairan utara Sumenep, Madura," imbuhnya.
Semenit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran menghubungi Kantor SAR Surabaya. Perusahaan melaporkan KMP Mutiara Sentosa 2 dengan sekitar 250 penumpang mengalami kebakaran saat berlayar menuju Makassar.
"Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nahkoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelah itu nahkoda tidak dapat dihubungi kembali," terang Nanang.
Kepanikan para penumpang terekam jelas dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, penumpang tampak berkumpul di geladak kapal sambil mengenakan jaket pelampung berwarna oranye.
Baca Juga:Kemenhub Ungkap Kronologi dan Penanganan Terbakarnya KM Mutiara Sentosa II di Utara Sumenep
Sementara asap hitam pekat membumbung dan menyelimuti sebagian lambung. Beberapa penumpang nekat menceburkan diri ke laut, sebagian penumpang lainnya memilih tetap di dek menunggu pertolongan.
Pada hari pertama pencarian, Minggu (2/8), Nanang mengatakan cuaca di lokasi mendukung proses evakuasi. Gelombang setinggi 1,5 - 2 meter dan kecepatan angin sekitar 17 knot masih memungkinkan kapal-kapal penyelamat beroperasi dengan aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022