Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 14.16 WIB

Korban Meninggal Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Bertambah Jadi 5 Orang

Sembilan penumpang KMP Mutiara Sentosa yang dievakuasi dalam keadaan selamat tiba di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. (Basarnas Surabaya)

 

JawaPos.com - Korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan laut terbakarnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura, Minggu (2/8), bertambah menjadi 5 orang.

"Update hingga pukul 05.28 WIB, total korban terevakuasi, yakni 229 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia," tutur Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, dalam laporan berkala terbaru yang diterima JawaPos.com.

Korban dievakuasi dengan cara dipindahkan dari kapal yang terbakar ke kapal-kapal penolong yang berada di sekitar lokasi insiden. Ada pula penumpang yang dievakuasi oleh nelayan dari Kecamatan Ambunten, Sumenep.

Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal tersebur melayani rute utama Surabaya - Makassar dengan waktu tempuh 40 jam.

Nanang mengatakan laporan awal insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 diterima Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak dan PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).

"Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya terima telepon pukul 08.24 WIB dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak bahwa ada kapal terbakar di perairan utara Sumenep, Madura," imbuhnya.

Semenit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran menghubungi Kantor SAR Surabaya. Perusahaan melaporkan KMP Mutiara Sentosa 2 dengan sekitar 250 penumpang mengalami kebakaran saat berlayar menuju Makassar.

"Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nahkoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelah itu nahkoda tidak dapat dihubungi kembali," terang Nanang.

Kepanikan para penumpang terekam jelas dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, penumpang tampak berkumpul di geladak kapal sambil mengenakan jaket pelampung berwarna oranye.

Sementara asap hitam pekat membumbung dan menyelimuti sebagian lambung. Beberapa penumpang nekat menceburkan diri ke laut, sebagian penumpang lainnya memilih tetap di dek menunggu pertolongan.

Pada hari pertama pencarian, Minggu (2/8), Nanang mengatakan cuaca di lokasi mendukung proses evakuasi. Gelombang setinggi 1,5 - 2 meter dan kecepatan angin sekitar 17 knot masih memungkinkan kapal-kapal penyelamat beroperasi dengan aman.

Editor: Edi Yulianto
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore