
Taman Nasional Komodo resmi ditetapkan pemerintah berstatus BLU bersama 2 taman nasional lainnya. (Kalteng Pos)
JawaPos.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi menetapkan tiga balai taman nasional sebagai Satuan Kerja (Satker) dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola kawasan konservasi yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Tiga unit pelaksana teknis (UPT) yang memperoleh status BLU tersebut yakni Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR). Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 186 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 22 Juli 2026.
Melalui penerapan PPK-BLU, ketiga balai taman nasional diberikan keleluasaan dalam mengelola keuangan. Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat pengadaan sarana dan prasarana, meningkatkan mutu layanan ekowisata, sekaligus memperkuat upaya pelestarian kawasan dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, status BLU menjadi langkah penting untuk mendorong pengelolaan taman nasional yang lebih profesional dan mampu memberikan pelayanan berstandar tinggi kepada masyarakat maupun wisatawan.
"Penerapan status BLU pada TN Bromo Tengger Semeru, TN Komodo, dan TN Gunung Rinjani adalah wujud komitmen Kementerian Kehutanan untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan bertaraf internasional," kata Raja Juli, Minggu (26/7).
Ia menegaskan, fleksibilitas pengelolaan keuangan yang diberikan bukan ditujukan untuk mencari keuntungan, melainkan agar seluruh pendapatan dari layanan dapat dimanfaatkan kembali bagi kepentingan kawasan konservasi.
"Fleksibilitas yang diberikan bukan untuk mencari keuntungan, melainkan agar pendapatan dari layanan dapat langsung diputar kembali untuk membiayai operasional, perlindungan kawasan, serta pengembangan fasilitas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan," ucapnya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
