
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi mengumumkan pelaksanaan Program Magang Nasional (PMN). Berbeda dengan gelombang sebelumnya, kali ini pemerintah menambah kuota bagi para peserta yang berminat ikut ambil bagian dalam program tersebut. Dari total 100 ribu orang menjadi 150 ribu orang.
Tambahan kuota sebanyak 50 orang itu merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Mengingat antusiasme peserta yang berminat mengikuti program tersebut sangat tinggi. Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, jumlah total pendaftar dalam PMN sebanyak 400 ribu orang. Angka tersebut jauh melampaui kuota yang disediakan.
Berdasar data dari Kemnaker, dari total 100 ribu peserta PMN gelombang sebelumnya, sebanyak 30 persen diantaranya langsung diterima kerja setelah menjalani magang selama 6 bulan. Artinya ada 30 ribu peserta yang langsung mendapat pekerjaan tetap setelah menjalani masa magang di berbagai perusahaan di seluruh Indonesia.
”Jadi, dari 100 ribu peserta magang itu, setelah 6 bulan, 30 persen diantaranya itu langsung bekerja. Artinya program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” terang Teddy kepada awak media pada Senin (29/6).
Sesuai dengan rencana, pendaftaran PMN kali dibuka awal bulan depan. Tidak hanya mahasiswa yang baru menyelesaikan studi, khusus PMN kali ini juga dibuka kesempatan untuk para penyandang disabilitas. Secara teknis, mekanisme penerimaannya diatur oleh Kemnaker. Itu dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya.
”Mudah-mudahan program ini akan semakin besar, karena tahun lalu 100 ribu dan tahun ini 150 ribu. Langsung dirasakan oleh para alumni-alumni Universitas dan insya Allah semakin bermanfaat untuk kedepannya,” kata dia.
PMN merupakan salah satu terobosan dari pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo untuk membuka pintu kepada para fresh graduate sehingga mereka bisa lebih cepat diterima kerja. Untuk para peserta yang mengikuti program tersebut, Kemnaker memberikan penghasilan bervariasi. Mulai Rp 3,5 juta-Rp 6 juta per bulan, disesuaikan dengan lokasi kerja masing-masing.
”Mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah khususnya S1 itu bisa langsung magang bekerja selama 6 bulan, kemudian mendapatkan penghasilan yang cukup signifikan, itu di antara Rp 3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp 6 juta per bulan tergantung dari lokasi mereka bekerja,” bebernya.
Adapun beberapa syarat untuk peserta magang nasional tersebut terdiri atas:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
