
Pelaku penyekapan di Bandung Taufik Hidayat. (Kalteng Pos/Facebook).
JawaPos.com - Gubenur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi sempat membuat sayembara berhadiah Rp 250 juta untuk warga yang bisa memberi informasi, menemukan, atau menangkap Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan di Bandung. Lantas bagaimana akhir sayembara tersebut?
Kepada awak media, Dedi Mulyadi yang biasa dipanggil Kang Dedi itu menyampaikan bahwa sayembara tersebut hanya diperuntukan bagi warga. Bukan untuk pihak kepolisian. Namun, dia berjanji akan berkoordinasi dengan Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan.
”Sayembaranya kan diumumkan untuk warga yang menemukan pelaku. Karena polisi yang menemukan pelaku, nanti kita bicarakan lagi,” ucap dia pada Rabu (24/6).
Kang Dedi memastikan, uang Rp 250 juta yang disiapkan sebagai hadiah berasal dari kantong pribadi. Sehingga dia mengumumkan sayembara untuk meringkus Taufik Hidayat dengan segara. Saat sayembara diumumkan, pria 30 tahun itu masih dalam pelarian.
Atas perbuatannya kepada korban berinisial YTT, Dedi berharap Taufik Hidayat diberi sanksi yang sepadan. Sebab, korban penyekapan dan penyiksaan itu mengalami perlakuan sadis selama 3 tahun. Korban sampai kehilangan penglihatan karena disiksa oleh mantan kekasihnya itu.
”Kita serahkan kepada hakim (di pengadilan) nanti memutuskan dengan perbuatan yang dilakukan. Hukuman-hukuman yang paling berat dari pasal yang ada,” harapnya.
Diberitakan sebelumnya, Taufik Hidayat mengakui perbuatannya terhadap YTT. Namun, dia berdalih berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) saat melakukan perbuatan keji tersebut. Meski begitu, polisi terus melakukan pendalaman untuk memastikan korban mendapatkan keadilan.
Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudi Setiawan menyampaikan hal itu usai anak buahnya menangkap Taufik Hidayat di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Bandung pada Selasa malam (23/6). Dia kini sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan khusus.
”Semua yang dia lakukan dia mengakui dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal. Karena dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu,” ucap Rudi kepada awak media.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
