
Suasana pawai dukungan terhadap MBG di Batam, Kepulauan Riau pada Minggu (21/6). (X: @LambeSahamjja)
JawaPos.com – Maraknya aksi demonstrasi tandingan terkait isu Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai pola komunikasi politik usang sejak era Orde Baru untuk memberikan kontra narasi di kalangan masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital dan media sosial, strategi tersebut dinilai semakin kehilangan efektivitas dalam membentuk opini publik.
Pakar Komunikasi Politik Jamiluddin Ritonga menilai, praktik demonstrasi tandingan pada dasarnya bertujuan melemahkan aksi kelompok yang menyampaikan aspirasi utama kepada pemerintah. Namun, di era media sosial saat ini, upaya tersebut dinilai tidak lagi seampuh pada masa lalu.
"Kalau kita belajar sejak Orde Baru, demo-demo tandingan itu memang umum kita lihat. Biasanya tujuannya untuk melemahkan demo yang menyampaikan aspirasi sesungguhnya," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (23/6).
Menurut Jamiluddin, kehadiran aksi tandingan selama ini dimaksudkan untuk menciptakan kesan bahwa kelompok yang melakukan demonstrasi utama hanyalah sebagian kecil masyarakat.
Dengan demikian, publik diarahkan untuk melihat adanya kelompok lain yang dianggap lebih besar dan memiliki pandangan berbeda.
"Tujuan sesungguhnya adalah membentuk pendapat umum bahwa demo yang dilakukan masyarakat itu hanya segelintir orang. Seolah ada kelompok masyarakat lain yang lebih besar yang menginginkan sebaliknya," katanya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
