Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana. (Istimewa)
Selama memimpin BGN, Dadan beberapa kali mengucapkan pernyataan menuai polemik publik, mulai dari soal konsumsi susu hingga sumber protein alternatif seperti ulat dalam program MBG.
Berikut beberapa ucapan Dadan yang paling banyak menyita perhatian publik:
Dadan pernah bilang untuk mengonsumsi dua liter susu per hari guna menunjang pertumbuhan anak. Hal itu ia sampaikan pada 29 Mei 2025 lalu di sebuah Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur.
Ia mengatakan hal tersebut usai membagikan kisah pribadinya tentang pengalaman membesarkan kedua putranya. Ia menegaskan bahwa minum susu sebanyak dua liter per hari bukanlah anjuran resmi, melainkan pengalaman pribadi yang dapat dijadikan pijakan dasar kebijakan program prioritas Presiden Prabowo, yakni MBG.
“Jadi tinggi badan bukan cuma masalah genetik, tapi juga asupan gizi yang cukup dan seimbang,” ujarnya.
Dalam rangka menyesuaikan potensi beberapa daerah, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sempat membuka opsi serangga menjadi salah satu menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (24/1/2025).
”Mungkin saja ada daerah yang suka makan serangga, belalang, ulat sagu. Tapi itu contoh bahwa Badan Gizi ini tidak menetapkan standar menu nasional, tetapi standar komposisi gizi,” tutur Dadan.
Kontraversi lainnya yakni soal sepeda motor berlogo BGN yang viral di media sosial.
Dadan menyampaikan bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025, bukan program baru yang muncul secara tiba-tiba.
“Pengadaan motor listrik ini sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program MBG, khususnya untuk menunjang mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Sebagai badan negara yang fokus menurunkan tingkat stunting, BGN beberapa waktu lalu mengumumkan pengadaan EO. Hal ini disampaikan Dadan mengingat dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperlukan dukungan pihak profesional. EO, lanjut Dadan, memiliki keahlian yang belum sepenuhnya dimiliki BGN saat ini.
"Penggunaan jasa EO dalam konteks ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kegiatan dapat berjalan secara profesional, terstandar, dan tepat waktu. EO memiliki keahlian khusus dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, pengelolaan teknis lapangan, hingga mitigasi risiko operasional. Hal-hal ini membutuhkan pengalaman dan tim yang solid yang secara realistis belum sepenuhnya dimiliki oleh BGN di fase awal pembentukannya," jelasnya Sabtu (11/4/2026).
Menurut Dadan, EO juga berperan sebagai mitra strategis yang memberikan masukan terkait perencanaan kegiatan, strategi komunikasi, pengelolaan audiens, hingga optimalisasi anggaran agar memberikan dampak maksimal.
Alih-alih untuk memperluas distribusi layanan MBG hingga pelosok negeri, Dadan malah membuka opsi untuk menjajaki MBG ke Jeddah, Arab Saudi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
