
Indonesia kehilangan salah satu legenda cabang olahraga dayung asal Kalimantan Tengah (Kalteng), Benson. (Radar Sampit).
JawaPos.com - Dunia olahraga Indonesia berduka. Legenda cabang olahraga dayung asal Kalimantan Tengah (Kalteng), Benson, meninggal dunia dan telah dimakamkan pada Rabu (27/5). Keluarga menyoroti minimnya perhatian, karen tidak ada pejabat yang melayat. Usai viral kini respons cepat telah diberikan oleh pemerintah setempat.
Almarhum Benson dikenal sebagai salah satu atlet dayung terbaik Indonesia yang pernah mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, insan olahraga, serta masyarakat Kalimantan Tengah.
Semasa hidupnya, Benson menorehkan sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya meraih medali emas SEA Games 1985. Ia juga pernah tampil pada ajang olahraga bergengsi seperti Asian Games dan Olimpiade.
Di tingkat nasional, Benson berulang kali mempersembahkan medali untuk Kalimantan Tengah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Total, ia disebut meraih 29 medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu sepanjang kariernya.
Benson diketahui merupakan paman dari atlet dayung nasional asal Kalteng, Indra Tri Setiawan, yang juga pernah menjuarai SEA Games.
Usai viral, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya atlet Dayung Indonesia kebanggaan Kalimantan Tengah, Benson. Semoga mendiang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. Perjuangan Benson untuk olahraga Indonesia, kita teruskan,” ujarnya dilansir dari Radar Sampir, Jumat (29/5).
Kerabat almarhum, Oktavia, mengenang Benson sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap olahraga dan negara.
“Beliau bukan hanya atlet nasional, tetapi juga internasional. Prestasinya luar biasa dengan raihan 29 medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu,” kata Oktavia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
