Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2026 | 03.47 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK Haerul Saleh: Ruang Kerja Hangus 80 Persen

Polisi memasang tanda garis polisi berwarna kuning di lokasi kebakaran rumah mendiang anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh di Jalan Teratai VI No 07, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. - Image

Polisi memasang tanda garis polisi berwarna kuning di lokasi kebakaran rumah mendiang anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh di Jalan Teratai VI No 07, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

JawaPos.com - Insiden tragis menimpa Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh. Ia ditemukan meninggal dunia setelah ruang kerjanya yang berada di lantai empat rumah pribadinya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, terbakar pada Jumat (8/5) pagi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan mengungkapkan kondisi ruang kerja pasca diamuk si kago merah yang hangus hingga 80 persen.

"Kondisi yang terbakar ya sementara 80-an (persen) lah ya," ujar Putu Yuni di lokasi kejadian.

Meskipun api menghanguskan lantai empat, Kapolres memastikan lantai bawah rumah tersebut dalam kondisi aman. "Utuh kalau bawah. Satu lantai ruang kerja di lantai empat aja," jelasnya.

Olah TKP Libatkan Puslabfor Mabes Polri

Untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, Polres Metro Jakarta Selatan menggandeng tim Identifikasi dan Puslabfor Mabes Polri. Petugas kini tengah menyisir sisa-sisa puing di lokasi untuk mencari titik terang awal mula munculnya api.

Kapolres menjelaskan bahwa saat kejadian, api dilaporkan muncul sekitar pukul 08.00 WIB. "Kejadian sekitar jam 08.00 kurang kejadiannya," tambahnya.

Dugaan Bahan Mudah Terbakar di Lokasi

Terkait desas-desus adanya bahan kimia seperti thinner yang memicu api, pihak kepolisian belum memberikan jawaban final. Namun, sejumlah barang bukti telah diamankan untuk diuji secara medis-legal.

"Makanya, kan nanti segala barang yang ada di atas kita bawa ke Labfor, kandungannya apa, pemudah terbakar, dan lain sebagainya," tegas Kombes Putu Yuni.

Berdasarkan data awal dari pihak Gulkarmat, api diduga kuat berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi yang berada di area terdampak. Luas area yang terbakar sendiri mencapai 5x10 meter persegi.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore