
Dengan karakter geografis Indonesia yang luas, brand lokal dinilai lebih memahami cara menjangkau konsumen secara merata. (Dok. Jete)
JawaPos.com — Dinamika persaingan industri ritel di Indonesia semakin mengalami pergeseran. Dominasi brand global yang selama ini melekat dengan kekuatan pasar kini mulai diimbangi oleh kehadiran brand lokal yang lebih adaptif dan mampu menjawab kebutuhan konsumen secara lebih relevan.
Founder dan Chief Executive Officer (CEO) JETE, Jhonny Thio Doran, menilai perubahan ini menjadi momentum bagi brand lokal untuk naik kelas. Menurutnya, konsumen saat ini semakin rasional dalam memilih produk, sehingga brand yang mampu memahami kebutuhan pasar dengan cepat justru memiliki keunggulan.
“Brand besar global kini belum tentu menang. Yang lebih penting adalah relevansi dengan kebutuhan konsumen,” ujarnya.
Salah satu faktor utama adalah distribusi. Dengan karakter geografis Indonesia yang luas, brand lokal dinilai lebih memahami cara menjangkau konsumen secara merata. Melalui penguatan jaringan ritel dan distribusi, produk dapat diakses lebih mudah hingga ke berbagai daerah.
Selain itu, keberadaan toko fisik juga memberikan rasa aman bagi konsumen. Mereka mengetahui tempat yang bisa dituju jika membutuhkan produk maupun layanan purna jual.
JETE sendiri terus memperluas jaringan gerai ke berbagai kota. Langkah ini dilakukan agar produk semakin dekat dengan konsumen sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih optimal.
“Brand yang sering hadir di kehidupan konsumen akan lebih mudah diingat dan dipilih,” tambah Jhonny.
Tak hanya distribusi, kedekatan dengan konsumen juga menjadi kunci. Brand lokal kini tidak hanya berperan sebagai penjual, tetapi juga aktif membangun keterlibatan melalui berbagai aktivitas yang relevan.
Salah satunya dilakukan JETE melalui kegiatan berbasis komunitas seperti JETE RUN yang melibatkan ribuan peserta. Aktivitas ini dinilai efektif untuk meningkatkan awareness sekaligus membangun interaksi langsung dengan konsumen.
Pendekatan tersebut membuat hubungan yang terbentuk tidak lagi sekadar transaksi. Konsumen mulai memiliki kedekatan emosional dengan brand yang pada akhirnya berdampak pada loyalitas jangka panjang.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
