
Forum Lintas Generasi Temui Kardinal-KWI, (Istimewa)
JawaPos.com - Forum Lintas Generasi yang diinisiasi oleh sejumlah akademisi, aktivis, hingga tokoh menemui Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, di Jakarta, Rabu (15/4). Pertemuan itu membahas sejumlah persoalan bangsa yang terjadi belakangan ini.
Akademisi sekaligus politikus Sudirman Said mengungkapkan sejumlah keresahan bangsa yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, prilaku para pemimpin seharusnya ditopang oleh hukum dan keluhuran.
"Kami datang menemui para tokoh moral dengan niat untuk terus mengasah nurani. Kami pun ingin mendengar pandangan dan nasihat yang tidak saja didasari oleh keluasan ilmu, tapi juga napas spiritualitas, yakni kebijaksanaan dan kedalaman suara ilahiah," kata Sudirman dalam pertemuan tersebut.
Menurut Sudirman, solusi yang harus dicari dari persoalan kebangsaan dewasa ini, yakni politik sebagai jalan kemanusiaan dan kebangsaan, bukan berebut kekuasaan.
Dalam kesempatan yang sama, pakar hukum tata negara Feri Amsari menyoroti soal fenomena konstitusi hanya kepentingan sekelompok. Menurutnya, penguasa seolah menabrak konstitusi hanya untuk kepentingan kelompoknya.
"Konstitusi bilang A, yang dilakukan presiden adalah Z. Walhasil, aturan disetel sesuai kepentingan, ubah undang-undang," cetusnya.
Feri khawatir, jika bernegara secara terus-menerus hanya untuk kepentingan sekelompok, akan menjadi ancaman bagi masyarakat.
"Kalau berkonstitusi kita begini terus, maka negeri ini sedang dalam banyak ancaman ke depan," tegas Feri.
Menyikapi fenomena tersebut, Ketua KWI Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, mengapresiasi keberanian masyarakat sipil yang tetap konsisten berbakti kepada bangsa, kendati harus menghadapi banyak risiko. Bagi gereja, kehadiran Forum Lintas-Generasi merupakan anugerah Tuhan yang menambah kekuatan untuk terus berdiri sebagai komunitas pengharapan.
"Kehadiran Anda-Anda ini seperti memberi kami multivitamin, yang meneguhkan dan menguatkan kami untuk menjadi komunitas pengharapan. Kami merasa diajak untuk memikirkan dan menyuarakan kebenaran lebih lantang lagi," ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
