
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan uang Rp 11,4 triliun hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (10/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Kejagung dinilai sudah bekerja spektakuler. Namun menurut Sekjen Laskar Merah Putih Abdul Rachman Thaha jajaran kejaksaan tetap perlu bekerja lebih keras memerangi tindak pidana korupsi bersama aparat penegak hukum lainnya seperti KPK.
Menurut dia, pemberantasan korupsi adalah kerja sistemik. Sebagai sistem, pemberantasan korupsi tidak berakhir di Kejagung.
”Ramifikasinya mengharuskan kehadiran lembaga-lembaga lain untuk memastikan bahwa pertanyaan setelah Rp 11 triliun diselamatkan, so what? Bisa terjawab meyakinkan. Pada sisi itu saya agak khawatir kerja Kejagung tidak bisa diimbangi lembaga-lembaga lain,” papar Abdul Rachman Thaha.
Misalny saja Mahkamah Agung. Dalam catatan ICW, menurut dia, rata-rata vonis hakim bagi terdakwa tipikor adalah 3-4 tahun.
”Nah, pasca penyelamatan Rp 11,4 triliun, apakah hukuman badan bagi pelaku koruptor akan lebih berat? Semestinya demikian,” tandas Abdul Rachman Thaha.
Selain itu, lanjut dia, Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertambangan. Setelah Kejagung, sebagaian bagian Satkas PKH berhasil menyelamatkan kawasan hutan, apa yang akan negara lakukan terhadap kawasan tersebut?
Baca Juga:Kejagung Kembali Tetapkan Riza Chalid sebagai Tersangka, Kali Ini Dugaan Korupsi Kilang PT Petral
Dia mengatakan, kalau dibiarkan menjadi lahan yang tidak produktif, sangat disayangkan. Apalagi jika diam-diam dimanfaatkan secara ilegal.
”Apalagi oleh penjahat seperti Samin Tan, alamat kiamat semakin dekat. Dia bisa beroperasi sekian lama, pasti sesungguhnya diketahui aparat terkait,” tutur Abdul Rachman Thaha.
”Berarti, bukan hanya kawasan tambangnya yang dibangun tanpa manfaat bagi masyarakat, tapi aparat pun mengalami pembusukan kronis. Jelas, itu antiklimaks bagi penyelamatan lahan seluas 5.888.260,07 hektar plus 10.257,22 hektare oleh Kejagung,” imbuh dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022