
Ilustrasi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Tim kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, menegaskan pihaknya tetap mendorong agar kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi segera dilimpahkan ke pengadilan. Hal ini penting, untuk memberikan kepastian hukum dalam penanganan kasus tersebut.
Kasus itu menjerat delapan orang sebagai tersangka. Mereka di antaranya Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, Muhammad Rizal Fadillah, Roy Suryo, Rismon Hasiholon Sianipar, dan Tifauziyah Tyassuma alias dr Tifa.
"Kami tetap mendorong perkara dilimpahkan ke pengadilan agar terdapat kepastian hukum terkait keaslian ijazah Pak Jokowi," kata Rivai, Jumat (10/4).
Ia menegaskan, jika kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dihentikan, khawatir kemudian hari akan kembali diungkit. Ia menegaskan, tidak setuju dengan usulan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) untuk menghentikan kasus tersebut.
"Justru jika perkara ini dihentikan, bukan tidak mungkin isu ijazah ini kembali diangkat beberapa tahun mendatang dan ruang publik kita kembali terganggu," tegasnya.
Rivai mengklaim, kepastian hukum kasus tersebut akan memulihkan nama baik Jokowi dihadapan hukum dan masyarakat Indonesia.
"Kepastian hukum atas keaslian ijazah Pak Jokowi juga akan memulihkan nama baik pihak- pihak yang selama ini ikut terseret seperti UGM, KPU/D dan Kemendikti," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mendatangi Gedung Bareskrim Polri, pada Rabu (8/4). Kedatangan JK ke Bareskrim untuk melaporkan secara langsung Rismon Hasiholan Sianipar kepada pihak kepolisian.
JK menegaskan, polemik kasus ijazal palsu Jokowi sudah berlarut-larut. Ia menyatakan, persoalan itu bisa diselesaikan secara sederhana, meminta Jokowi menunjukkan keaslian ijazah tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
