
One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran. (Dok. Jasa Marga)
JawaPos.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, resmi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa skema One Way Tahap II Presisi di ruas Tol Trans Jawa. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2026.
Informasi tersebut disampaikan bersama dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaludin di Command Center KM 29, Tol Cikampek,
Penerapan skema tersebut diumumkan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, serta Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaludin di Command Center KM 29 Tol Cikampek, dikutip dari laman KorlantasPolri, Jumat (27/3).
Menteri Perhubungan secara langsung membuka pelaksanaan One Way Tahap II Presisi setelah menerima laporan dari berbagai titik pemantauan, seperti Candi Zebra 1 dan Lodaya Zebra 1, serta hasil monitoring yang menunjukkan kondisi lalu lintas cukup terkendali.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryon bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaludin di Command Center KM 29, Tol Cikampek. (dok. Korlantas Polri)
Skema ini mulai diberlakukan pukul 10.23 WIB, mencakup ruas dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama). Fokus utama kebijakan ini adalah memperlancar arus kendaraan yang mengarah ke Jakarta.
Sebelumnya, pada pagi hari pukul 07.30 WIB, telah diterapkan one way tahap pertama dari KM 132 hingga KM 70 arah Jakarta. Tahap awal ini diprioritaskan bagi kendaraan yang kembali dari wilayah Trans Jawa.
Menurut Kakorlantas, Irjen Pol. Agus bahwa penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap dan situasional, mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Setelah tahap pertama berjalan, cakupan diperluas melalui tahap kedua hingga KM 263.
"Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan arus balik, khususnya dari wilayah Semarang Raya, Solo, Yogyakarta, hingga Jawa Timur," kata Agus.
Selain itu, pemantauan juga dilakukan terhadap arus kendaraan dari Jawa Barat serta jalur Trans Sumatra yang melintasi Bakauheni, Merak, hingga Cikupa.
Kakorlantas juga menegaskan, apabila volume kendaraan di KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung mendekati angka 4.000 unit, maka akan diberlakukan skema one way nasional dari KM 414 hingga KM 70 pada Sabtu (28/3).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
