
Persiapan menerima pemudik di Pelabuhan Merak, Jumat (13/3). (Istimewa).
JawaPos.com - Pergerakan awal pemudik di jalur penyeberangan laut mulai terlihat menjelang Lebaran 2026. Data posko menunjukkan aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni sudah berjalan, meski jumlah penumpang dan kendaraan pada periode awal masih relatif terkendali.
Berdasarkan data Posko Merak pada H-9 Lebaran, tercatat 254 perjalanan kapal beroperasi dalam 24 jam. Sebanyak 41.171 penumpang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.b
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 51.073 penumpang. Untuk kendaraan, tercatat 1.152 sepeda motor dan 4.364 mobil pribadi yang menyeberang melalui jalur ini.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas mencapai 10.117 unit atau turun sekitar 18,1 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 12.347 unit.
Jika dihitung secara kumulatif sejak H-10 hingga H-9, total penumpang yang telah menyeberang mencapai 75.914 orang dengan jumlah kendaraan sebanyak 18.911 unit.
Sementara itu, dari arah sebaliknya melalui Pelabuhan Bakauheni, aktivitas penyeberangan juga sudah mulai terlihat.
Data posko mencatat terdapat 123 perjalanan kapal pada periode yang sama dengan total 35.251 penumpang menyeberang menuju Pulau Jawa.
Jumlah kendaraan yang melintas dari Sumatera ke Jawa mencapai 8.220 unit. Menariknya, kendaraan logistik seperti truk justru mengalami peningkatan cukup signifikan, yakni 4.425 unit atau naik sekitar 25,6 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-9, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 60.558 orang dengan total kendaraan 14.369 unit.
Meski pergerakan awal masih relatif landai, pemerintah memastikan berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan pemudik dalam beberapa hari ke depan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan pemerintah telah memetakan potensi pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Menurutnya, jadwal libur Lebaran yang cukup panjang diharapkan dapat membantu mendistribusikan waktu perjalanan masyarakat sehingga kepadatan tidak terpusat pada satu waktu.
“Masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik berlangsung lancar, aman, dan nyaman,” kata Pratikno di Pelabuhan Merak, Jumat (13/3).
