
Pertamina berbagi paket sekolah ke sejumlah siswa-siswi SD dan SMP sederajat, dalam rangka 1 Tahun Danantara. Pertamina membagikan 7 ribu paket sekolah ke tiga lokasi yakni Riau, Sulawesi, dan Papua. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - Suasana pagi di SD Negeri 10 Minas Timur, Pekanbaru, terasa lebih ceria dari biasanya. Gelak tawa para murid terdengar memenuhi halaman sekolah ketika mereka menerima paket perlengkapan belajar dari PT Pertamina (Persero). Bantuan tersebut berisi tas sekolah, buku, alat tulis, serta tumbler yang langsung membuat wajah anak-anak tampak sumringah.
Salah seorang murid kelas 4 tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat membuka paket yang diterimanya. Ia mengaku kini memiliki tempat pensil sendiri setelah sebelumnya harus menyimpan alat tulisnya langsung di dalam tas.
“Dulu aku nggak punya tempat pensil, jadi pensil sama penghapusnya cuma dimasukin ke tas aja. Sekarang aku sudah punya tempat pensil sendiri,” ujarnya dengan senyum malu-malu.
Kepala SD Negeri 10 Minas Timur, Herlina Sari, mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme para siswa. Ia menilai bantuan perlengkapan sekolah tersebut memberikan dorongan semangat baru bagi anak-anak untuk lebih giat belajar.
“Kami melihat langsung perubahan semangat anak-anak hari ini. Hal kecil, tapi dampaknya besar bagi kepercayaan diri mereka,” ujarnya.
SD Negeri 10 Minas Timur menjadi salah satu sekolah di Pekanbaru yang menerima bantuan paket perlengkapan belajar dalam rangka peringatan satu tahun berdirinya Danantara. Selain di Minas, penyaluran paket juga dilakukan ke sejumlah sekolah tingkat SD hingga SMP atau sederajat di berbagai wilayah seperti Provinsi Riau, Sulawesi Barat, dan Papua.
Program pembagian paket sekolah ini merupakan bagian dari kegiatan serentak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memperingati satu tahun perjalanan Danantara Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia saat menghadiri acara Refleksi 1 Tahun Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/3). Presiden menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin dalam tata kelola, serta memiliki orientasi jangka panjang dalam mengelola aset negara demi memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.
Presiden juga menegaskan bahwa pembentukan Danantara Indonesia bertujuan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan,” ungkapnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
