Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Februari 2026 | 21.06 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Strategis, Efisiensi dan Data Jadi Tantangan

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Pemanfaatan pangan lokal, lanjut dr. Rita, juga berpotensi menjawab kritik soal pemborosan anggaran. Rantai pasok yang lebih pendek dinilai dapat menekan biaya sekaligus membuka peluang kerja di tingkat komunitas.

”Kalau pangan lokal dioptimalkan, kita tidak akan kekurangan bahan, dan tidak perlu khawatir stok terganggu. Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian mengeksplorasi dan mengelola potensi itu dengan serius,” ucap Rita Ramayulis.

Tanpa transparansi, data, dan evaluasi berkelanjutan, Program Makan Bergizi Gratis akan terus berada dalam pusaran kontroversi. Namun sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia Indonesia, kebijakan ini dinilai layak dipertahankan, dengan catatan, dijalankan secara lebih efisien, adaptif, dan berbasis bukti.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore