
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional. (istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya terbuka terhadap kritik yang bersifat konstruktif. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi fitnah, karena perbuatan tersebut dilarang oleh semua ajaran agama.
“Silakan koreksi, silakan kritik, bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah, saya yakin di agama Kristen begitu juga,” kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional di Jakarta, Senin (5/1) malam.
Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut merespons dinamika yang berkembang di ruang publik, khususnya di media sosial. Menurutnya, media sosial sejatinya memiliki dampak positif, tetapi kerap pula dimanfaatkan untuk menyebarkan opini yang tidak disertai fakta dan kebenaran.
Ia menilai, informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan justru berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Prabowo mengingatkan, kebohongan dan fitnah yang dibiarkan berkembang dapat menimbulkan perpecahan, kecurigaan, serta kebencian antarsesama, yang pada akhirnya merusak persatuan bangsa.
“Banyak pakar itu bicara asal bicara. Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikiran Prabowo Subianto. Kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast,” kelakar Prabowo yang disambut tawa hadirin.
Meski demikian, Prabowo menegaskan dirinya memilih untuk tidak memperbesar persoalan tersebut. Ia mengaku lebih mengutamakan sikap memaafkan demi menjaga persatuan nasional.
Kepala negara juga menyinggung ajaran dalam agama Nasrani yang menekankan pentingnya saling mengampuni sebagai landasan kehidupan bersama.
“Di ajaran Nasrani harus memaafkan. Forgive us our trespasses as we forgive those who trespass against us,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.
“Jadi saya sebenarnya selalu ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, saya ingin persatuan daripada perpecahan,” pungkasnya.
Nama Penulis: MUHAMAD RIDWAN - ridwan@jawapos.com
Rubrik/Kanal: Nasional
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022