
Petugas mempersiapkan alat medis di RS Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Pemerintah menyiapkan 2.500 kamar tidur di tower enam dan tujuh Wisma Atlet yang digunakan sebagai RS Darurat Covid-19 untuk penangana
JawaPos.com - Panglima Komando Daerah Militer Jaya, Mayjen TNI Eko Margiyono mengaku banyak pasien terinfeksi virus korona atau Covid-19 yang mendapat penolakan, untuk tidak dirawat di Rumah Sakut Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Karena pasien tersebut dalam kondisi berat.
"Sudah ada beberapa pasien yang datang kemudian diperiksa karena berat kembali kita rujuk," kata Eko di Graha BNPB, Kamis (26/3).
Eko menyampaikan, disulapnya Wisma Atlet menjadi rumah sakit ini sejak awal didesain hanya khusus pasien dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Namun belakangan dari berbagai daerah di Indonesia pun turut datang ke RS Darurat Wisma Atlet.
"Di hari pertama saja ada pasien yang datang dari Surabaya, ada dateng dari Semarang. Kami tetap menerima," ucap Eko.
Dalam kesempatan ini, Eko pun menegaskan RS Darurat Wisma Atlet hanya menerima pasien korona dalam kondisi ringan. Tidak menerima pasien dalam kondisi berat, terlebih mengalami komplikasi penyakit lainnya.
"Pasien yang ringan tetapi membawa penyakit komplikasi lain, itu akan kita rujuk. Karena rumah sakit ini tidak didesain untuk penyakit lain," jelas Eko.
Terpisah, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono menyatakan, hingga Kamis (26/3) pukul 06.00 WIB RS Darurat Wisma Atlet telah merawat pasien 208 orang dalam ruang isolasi.
"Pasien rawat inap 208 orang (121 pria dan 87 wanita)," ucap Yudo.
Menurutnya, dari 208 pasien yang tengah mendapat perawatan isolasi, di antaranya 48 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan 146 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
"14 pasien telah dinyatakan positif dan dirawat di RS Darurat Wisma Atlet," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yst8MlladE8
https://www.youtube.com/watch?v=e2GvnUkmxdQ
https://www.youtube.com/watch?v=0MGzY2g6H7k

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
