
Pembangunan tower listrik darurat di daerah bencana Aceh. (Istimewa)
JawaPos.com - Kerusakan infrastruktur kelistrikan akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh tergolong parah, terutama karena menyentuh jaringan utama seperti transmisi, gardu induk, hingga pembangkit. Di tengah kondisi tersebut serta akses lokasi yang sulit pascabencana, proses pemulihan listrik dinilai berlangsung cukup cepat.
Akademisi sekaligus Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Lhokseumawe, Muhammad Arifai, menyebut tantangan terbesar pemulihan saat ini adalah kombinasi antara tingkat kerusakan yang berat dan hambatan akses menuju titik-titik terdampak.
“Tantangan terbesarnya ada pada rusaknya infrastruktur dan akses yang sulit. Namun di tengah kondisi itu, ritme pemulihannya tetap terbilang cepat,” kata Arifai, Rabu (10/12).
Arifai menjelaskan, setelah akses mulai terbuka dan perbaikan fisik dilakukan, tahapan paling krusial dalam pemulihan adalah proses sinkronisasi antara pembangkit dan sistem jaringan.
“Sinkronisasi ini tidak bisa tergesa-gesa. Tegangan, frekuensi, dan fase harus benar-benar presisi. Kalau dipaksakan, risikonya bisa menimbulkan gangguan lanjutan,” tegasnya.
Sebelum sinkronisasi, peralatan yang terendam banjir harus melalui pengeringan, pembersihan, inspeksi, dan pengujian agar aman saat dioperasikan kembali.
Setelah sinkronisasi, langkah lanjutan dilakukan untuk menjaga keandalan sistem, termasuk penyesuaian proteksi, pemantauan melalui SCADA, serta penyeimbangan beban antarwilayah agar tidak terjadi overload.
Arifai menambahkan, khusus wilayah longsor, pekerjaan kelistrikan hanya dapat dimulai setelah tanah benar-benar stabil.
“Kalau tanah belum stabil lalu jaringan langsung dipasang, risikonya rusak kembali. Karena itu pekerjaan sipil dan kelistrikan harus berjalan seiring,” ucapnya.
Meski pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan karena menyangkut keselamatan sistem, Arifai menilai percepatan tetap nyata terlihat.
“Prosesnya memang bertahap, tapi percepatannya terukur dan terlihat di lapangan,” pungkasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
