
salah satu dampak banjir bandang di Sumatera Barat. Kayu-kayu berserakan, memunculkan dugaan pembalakan liar. (BNPB)
JawaPos.com - Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan menjadi sorotan nasional. Hingga Selasa sore (2/12), sebanyak 642 jiwa dilaporkan meninggal dunia.
Dosen Manajemen dan Mitigasi Bencana dari Universitas Airlangga (Unair), Hijrah Saputra mengatakan bencana ini terjadi karena cuaca ekstrem di regional Asia Tenggara dan berkorelasi dengan perubahan pola hujan.
"Pemicu utamanya yaitu curah hujan ekstrem akibat siklon tropis Senyar dan bibit siklon di Selat Malaka yang juga memicu banjir besar di beberapa negara bagian Malaysia," tutur Hijrah di Surabaya, Selasa (2/12).
Di Sumatera, risiko bencana makin tinggi akibat lereng gundul, permukiman di bantaran sungai, sistem drainase terbatas, serta infrastruktur vital yang belum adaptif, sehingga memicu banjir bandang dan longsor.
Secara khusus, Hijrah menyoroti penebangan kayu di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS), yang memperparah bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
"Dalam ekosistem, pohon berperan penting dalam menyimpan cadangan air tanah dan sebagai penahan agar tidak longsor. Video yang beredar di medsos jelas menunjukkan banyak kayu terdampar di sungai dan pesisir," imbuhnya.
Fenomena tersebut menegaskan bahwa bencana di Sumatera tidak semata dipicu oleh faktor alam saja, tetapi juga akibat aktivitas penebangan hutan yang tidak terkendali, sehingga fungsi pohon tidak berjalan optimal.
"Penebangan hutan membuat daya serap berkurang, memperbesar limpasan air, dan meningkatkan risiko longsor. (Bencana) Ini bukan sekadar takdir, tapi konsekuensi dari cara kita mengelola alam," tukas Hijrah.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
