
Presiden Prabowo Subianto sore nanti akan mengumumkan 10 tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional baru 2025. (Dok. Setpres) - Radar Surabaya (JawaPos Grup)
JawaPos.com - Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahi 10 tokoh bangsa sebagai Pahlawan Nasional baru.'
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan negara atas jasa besar mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan, membangun demokrasi, dan membela hak rakyat.
Proses pemilihan nama-nama pahlawan ini dilakukan melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) setelah melalui mekanisme berjenjang dari tingkat daerah hingga Kementerian Sosial.
Menurut Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), dari 49 nama yang diusulkan, 10 tokoh akhirnya terpilih. Mereka berasal dari beragam latar belakang, presiden, tokoh demokrasi, aktivis buruh, hingga pejuang daerah.
Dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos Grup), Senin (10/11), berikut profil singkat dan kontribusi inspiratif 10 Pahlawan Nasional 2025:
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur
Pemimpin pluralis dan demokratis, Gus Dur lahir di Jombang pada 1940. Ia menjadi Presiden ke-4 RI (1999–2001), pendiri PKB, dan mantan Ketua Tanfidziyah NU.
Sosoknya dikenal sebagai tokoh agama, intelektual, dan pejuang demokrasi yang membawa semangat toleransi dan keadilan.
Jenderal Besar TNI Soeharto – Jawa Tengah
Soeharto, Presiden ke-2 RI (1967–1998), dikenal sebagai tokoh pembangunan dan stabilitas politik.
Sebelumnya, ia memimpin pasukan merebut Yogyakarta dari Belanda pada 1949 dan aktif dalam pembebasan Irian Barat. Kontribusinya mencakup program swasembada pangan dan pembangunan nasional.
Marsinah – Jawa Timur
Marsinah, aktivis buruh kelahiran Nganjuk, vokal memperjuangkan hak pekerja. Tragisnya, perjuangannya berakhir saat ia hilang dan ditemukan tewas pada 1993.
Dedikasinya menjadi simbol keberanian memperjuangkan hak pekerja dan keadilan sosial.
Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
Diplomat dan akademisi, Mochtar Kusumaatmadja pernah menjabat Menteri Luar Negeri dua periode dan Menteri Kehakiman.
Ia berperan dalam perundingan internasional dan penetapan batas wilayah Indonesia, sekaligus membawa nama bangsa di kancah global.
Hajjah Rahmah El Yunusiyah – Sumatera Barat
Pendiri Perguruan Diniyah Putri, Rahmah El Yunusiyah lahir tahun 1900. Ia memperjuangkan pendidikan perempuan dan turut aktif dalam perjuangan kemerdekaan melalui barisan Sabilillah dan Hizbullah.
Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah
Tokoh militer yang pernah memimpin RPKAD (sekarang Kopassus) dan Gubernur Akademi Militer. Sarwo Edhie Wibowo juga dikenal sebagai figur keluarga berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
