
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Muchamad Nabil Haroen. (Antara)
JawaPos.com - Ribuan pendekar Pagar Nusa dari berbagai provinsi menggelar Aksi Bela Kiai di Jakarta, Selasa (21/10). Mereka menuntut negara mengambil langkah tegas terhadap Trans7 atas tayangan yang dinilai merendahkan martabat kiai dan pesantren.
Aksi dimulai di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan berlanjut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Massa mendesak pemerintah mencabut hak siar Trans 7 secara menyeluruh.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil) menegaskan, pelecehan terhadap kiai bukan sekadar penghinaan terhadap tokoh agama, tetapi juga ancaman terhadap identitas dan kepribadian bangsa.
“Kiai bukan hanya tokoh agama, tetapi penjaga akhlak bangsa. Jika negara diam, maka yang terganggu bukan hanya perasaan umat, tetapi kepribadian kebudayaan Indonesia,” ujar Gus Nabil dalam orasi di hadapan ribuan peserta aksi.
Sebagai bentuk komitmen moral, para pendekar secara serempak memperagakan jurus salam Pagar Nusa 12 gerakan, simbol resmi bela diri dan adab santri NU.
Peragaan tersebut menjadi penegasan bahwa santri siap menjaga ulama, negara, dan moral publik.
Pagar Nusa menyampaikan lima tuntutan pokok kepada negara dan lembaga penyiaran:
1. Pencabutan hak siar Trans7 secara total.
2. Pemulihan marwah kiai dan pesantren melalui siaran terbuka.
3. Evaluasi sistem penyiaran berbasis nilai kebudayaan bangsa.
4. Penguatan regulasi agar frekuensi publik tidak digunakan untuk konten provokatif.
5. Negara diminta hadir sebagai penjaga moral dan kebudayaan nasional.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
