
Menko Polkam Djamari Chaniago saat diwawancarai oleh awak media di Kawasan Monas, Jakpus, pada Senin pagi (20/10). Djamari menjelaskan pencapaian satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago buka suara terkait dengan capaian satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Dia memastikan, selama satu tahun Prabowo-Gibran memimpin, situasi keamanan dan politik terkendali.
Djamari mengungkapkan bahwa situasi keamanan dan politik yang terkendali dapat diraih berkat koordinasi antar instansi di bawah Kemenko Polkam. Seluruh kementerian dan instansi teknis bekerja dengan baik. Sehingga dinamika yang muncul di masyarakat tetap dapat terkendali, tidak sampai berujung persoalan berlarut.
”Menciptakan suatu kondisi politik dan keamanan yang sangat kondusif, itu yang dikoordinasikan. Tentunya kami mengkoordinasikan beberapa kementerian teknis, tidak bisa dicapai oleh kami, di Polkam (sendiri). Dan kami menyelesaikan masalah itu, terjadilah apa yang seperti sekarang terjadi (situasi dan kondisi yang terkendali). Ini yang kita lakukan bersama-sama,” terang dia.
Tidak hanya bicara soal situasi keamanan dan politik di Indonesia, Djamari juga menyampaikan pencapaian pemerintah secara umum. Dia menyampaikan bahwa saat ini Indonesia memiliki cadangan pangan yang sangat baik. Pemerintah juga sudah membangun ratusan sekolah baru, termasuk Sekolah Rakyat yang mendapat atensi dari Presiden Prabowo.
”Kemudian perkembangan ekonomi juga sangat menjanjikan dengan tingkat pertumbuhan yang 5,12 persen dan inflasi yang stabil diantara 2-3 persen. Itu menjanjikan kita semua, mengharapkan betul-betul apa yang diharapkan oleh masyarakat setahap demi setahap akan dicapai oleh pemerintahan sekarang,” jelas dia.
Badan Gizi Nasional (BGN), ucap Djamari, juga dapat melaksanakan tugas untuk memproduksi dan menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada puluhan juta siswa. Menurut dia, pencapaian itu sangat luar biasa. Sebab, ada negara yang butuh waktu belasan tahun itu mencapai angka tersebut dalam program serupa. Sementara Indonesia berhasil hanya dalam waktu satu tahun.
Djamari mengatakan, semua itu tidak akan bisa tercapai bila kondisi dan situasi keamanan serta politik berada di luar kendali. Karena situasi keamanan dan politik terkendali, lanjut dia, perekonomian tubuh dan pemerintah dapat menjalankan program-program yang sudah direncanakan. Baik di level nasional maupun level daerah.
”Dan nyatanya kita mampu bidang politik kita aman tenang, bidang keamanan juga masih bisa dikendalikan oleh kita semua,” ujarnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
