
Menko Pangan Zulkifli Hasan serahkan jabatan Kepala Bapanas. (Nurul F/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Arief Prasetyo Adi kepada Amran Andi Sulaiman, pada Senin (13/10).
Dalam keterangannya usai acara sertijab, Menko Zulhas menyampaikan selamat kepada Amran Sulaiman atas jabatan barunya. Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Arif Prasetyo atas kerja kerasnya sebagai kepala Bapanas sejak tahun 2022.
"Selamat untuk Pak Amran dan terima kasih banyak untuk Mas Arief yang telah bekerja keras selama ini sebagai Kepala Bapanas dan memang saudara-saudara, Pak Presiden itu pikirannya besar ya, luas," kata Menko Zulhas saat ditemui di Kantor Bapanas, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Menko Zulhas menyinggung soal peran pemerintah yang tidak mudah untuk mencapai swasembada pangan. Kendati begitu, ia menilai bahwa hal itu sudah tercapai dalam waktu satu tahun, dari sebelumnya ditargetkan bisa dicapai 3 tahun.
"Oleh karena itu, sungguh memang tidak mudah misalnya swasembada pangan, walaupun perintahnya 3 tahun kan, tapi setahun ini kita bersyukur sudah bisa tercapai," lanjutnya.
Selain itu, Menko Zulhas juga turut menyoroti tugas berat pemerintah terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan mencapai 82 juta penerima pada tahun depan. Itu artinya, kata Zulhas, akan ada sebanyak itu yang perlu mengonsumsi telur, ayam hingga beras.
"Oleh karena itu, harus segera cepat juga kita respons untuk membuka lahan-lahan baru, pangan dalam artian luas, tentu tantangannya juga tidak mudah. Tetapi menurut pengalaman kita satu tahun ini kan sudah surplus beras. Oleh karena itu yang lain-lain tentu akan bisa kita lakukan juga," jelas Zulhas.
Terakhir, ia pun menyampaikan sekali lagi terima kasih dan selamat kepada Arif Prasetyo Adi dan Amran Sulaiman. Tak lupa ia pun menyoroti perihal pentingnya kerja sama yang solid antar pembantu Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, dengan begitu apa saja yang sudah ditargetkan dapat dicapai dengan mudah.
"Dan beban kita karena merubah dari yang lama dengan yang baru, termasuk mindset itu tidak mudah. Oleh karena itu segera kerja sama, soliditas, satu visi, satu misi. Karena yang berdaulat itu Presiden, kita itu pembantu Presiden. Jadi harus satu arah, satu garis perjuangan untuk mencapai apa yang sudah ditargetkan," tutur Amran.
"Selamat untuk Pak Amran dan terima kasih untuk Mas Arief," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022