
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menyatakan bahwa dualisme di tubuh PPP sudah berakhir. Karena itu, Senin (6/10), pihaknya menerbitkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum Nomor M.HH-15.AH.11.02 Tahun 2025 Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PPP Masa Bakti 2025-2030. Dalam SK itu tertulis Muhamad Mardiono sebagai ketua umum (ketum) dan Agus Suparmanto wakil ketua umum (waketum).
”Sudah ada SK terbaru yang diakui kedua-duanya (kubu Mardiono dan kubu Agus Suparmanto). Sudah rekonsiliasi (mereka), berikan kesempatan kepada internal PPP untuk melakukan rekonsiliasi dari atas sampai ke bawah,” kata dia di hadapan Mardiono dan Agus di Kantor Kemenkum.
Menurut Supratman, internal PPP sudah melakukan konsolidasi nasional terkait dengan jajaran kepengurusan di semua tingkatan. Mereka lantas mengajukan permohonan dengan Nomor Surat 4068/ EX/ DPP/ X/ 2025 tertanggal 3 Oktober 2025. Isinya adalah Permohonan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP Partai Persatuan Pembangunan masa bakti 2025-2030.
”Kami berharap sesegera mungkin (PPP) untuk bisa melengkapi susunan kepengurusan yang lengkap dan Kementerian Hukum siap untuk menerbitkan SK. Saya mohon dalam waktu yang dekat,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PPP Mardiono menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan kubu Agus Suparmanto, Perbedaan-perbedaan yang sempat muncul sudah dapat direkonsiliasi. Karena itu, mereka kini menjadi satu dalam jajaran kepengurusan PPP untuk masa bakti 2025-2030.
”Nanti di bawah kami juga disatukan melalui kepengurusan yang segera disempurnakan, yaitu melalui forum mukernas. Saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah,” ucap Mardiono.
Agus sebagai waketum PPP menambajan bahwa saat ini partainya sedang berada dalam masa transisi. Dia memastikan, PPP akan melakukan semua proses sesuai mekanisme partai. Menurut dia, bersatunya dirinya dengan Mardiono merupakan sejarah. Mengingat kedua kubu sama-sama mengklaim menang secara aklamasi dalam Muktamar X PPP di Ancol beberapa waktu lalu.
”Ini merupakan sejarah. Dalam hal rekonsiliasi ini semoga apa yang kami bangun terutama PPP ini bisa bangkit lagi dan berkiprah di bangsa Indonesia,” harapnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
