
Pada Rabu (1/10), Kemhan langsung mendistribusikan 17,4 juta obat melalui Kemenkop dan mengirim 4,8 juta vitamin ke 100 SPPG di sekitar Jakarta. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Tidak hanya memproduksi obat, Laboratorium Farmasi (Lafi) TNI yang kini berada di bawah kendali Kementerian Pertahanan (Kemhan) memproduksi vitamin. Pada Rabu (1/10), Kemhan mendistribusikan 4,8 juta vitamin untuk 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta dan sekitarnya.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto melepas langsung distribusi jutaan vitamin tersebut dari kantor Kemhan pada Rabu (1/10). Dia menyampaikan bahwa untuk sementara hanya 100 SPPG yang menjadi target distribusi vitamin itu. Nantinya bukan tidak mungkin SPPG lain turut mendapat bagian.
”Berikutnya selain kami memberikan obat kepada koperasi, kami juga memproduksi vitamin. Saat ini kami serahkan sekitar 4,8 juta butir vitamin yang akan kami serahkan kepada SPPG. Ada sekitar 100 SPPG yang akan menerima vitamin ini, yang akan didistribusikan kepada SPPG yang ada di sekitar Jakarta,” terang dia.
Belum disampaikan secara lebih terperinci vitamin tersebut diserahkan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta dan sekitarnya untuk tambahan menu atau memenuhi kebutuhan petugas. Namun, Kemhan memastikan turut mendukung salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Sebelumnya, Kemhan secara resmi melakukan alih komando pengendalian (kodal) Laboratorium Farmasi (Lafi) TNI pada Rabu (1/10). Bersamaan dengan momen tersebut, Kemhan mendistribusikan 17,4 juta butir obat-obatan ke Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih.
Donny yang memimpin langsung alih kodal dan distribusi belasan juta butir obat tersebut. Dari kantor Kemhan di Jakarta Pusat (Jakpus) belasan juta butir obat itu dikirim ke berbagai Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.
”Kami sudah melaksanakan alih kodal Lafi TNI di bawah Kementerian Pertahanan. Kami juga melaksanakan penyerahan obat kepada koperasi melalui Menteri Koperasi (Ferry Juliantono),” kata Donny.
Dalam kesempatan tersebut, Menkop Ferry hadir secara langsung. Menurut Donny, alih kodal Lafi TNI dan distribusi belasan juta obat tersebut merupakan tindak lanjut atas rencana yang sudah disusun oleh menteri pertahanan (menhan) bersama menteri kesehatan (menkes), dan kepala BPOM.
”Pada kesempatan kali ini, kami serahkan sekitar 17,4 juta obat kepada menteri koperasi yang nantinya akan didistribusikan kepada Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh pelosok tanah air,” terang dia. (*/)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
