Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 03.47 WIB

Prabowo Sambut Marc Márquez di Istana, Dorong Sport Tourism dan Regenerasi Pebalap Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan juara dunia MotoGP, Marc Márquez, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/9). - Image

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan juara dunia MotoGP, Marc Márquez, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/9).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan juara dunia MotoGP, Marc Márquez, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/9). Pertemuan itu berlangsung hangat dan menjadi simbol dukungan Indonesia terhadap pengembangan olahraga balap motor, serta penguatan sport tourism di Tanah Air.

Dalam suasana akrab, Prabowo menyapa Márquez dengan bahasa Spanyol.

“Dari mana asalmu?” tanya Prabowo.

“Spanyol,” jawab Márquez.

“Hola, hola, señor,” sapa Prabowo.

“Hola, hola,” balas Márquez.

Prabowo menegaskan, olahraga termasuk MotoGP merupakan bagian penting pembangunan nasional. Karena itu, Pemerintah berkomitmen menjadikan sport tourism sebagai penggerak ekonomi sekaligus sarana pembinaan generasi muda.

Sementara, Márquez mengaku senang bisa kembali ke Indonesia usai meraih gelar juara dunia.

“Saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia setelah menjadi juara dunia tiga hari lalu. Mandalika adalah sirkuit terbaik di negara terbaik untuk menikmatinya. Mari kita lihat apakah kita bisa menikmati Mandalika GP. Terima kasih banyak,” ujar Márquez.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang mendampingi kunjungan tersebut, menyatakan pertemuan ini menjadi momentum memperkuat posisi Indonesia dalam dunia balap internasional.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden sudah bertemu dengan Marc Márquez. Beliau menekankan pentingnya sport tourism, yang tidak hanya mendukung olahraga, tetapi juga ekonomi. Di Mandalika sendiri, dampak ekonominya hampir Rp 4,8 triliun dengan tiket hampir terjual habis. Ini sangat positif,” ucap Erick.

Erick juga menuturkan pesan khusus Presiden Prabowo bagi pebalap muda Indonesia seperti Mario Aji dan Fadillah Aditama.

“Kesempatan ini bukan hanya untuk menonton, tetapi juga melahirkan generasi baru. Mario sudah di Moto2, Feda akan ke Moto3. Harapan kita, mereka bisa berkembang lebih jauh. Apalagi kontrak MotoGP di Mandalika berlangsung hingga 2031,” jelasnya.

Pemerintah, lanjut Erick, tengah menyiapkan kebijakan strategis untuk mendukung atlet, termasuk rencana dana pensiun bagi atlet dan pelatih, serta peluang pelatihan di luar negeri.

Kunjungan Márquez menegaskan Indonesia bukan hanya tuan rumah MotoGP, tetapi juga bagian penting dari ekosistem balap dunia. Dengan dukungan pemerintah, sport tourism diproyeksikan menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi baru yang menyejahterakan masyarakat.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore