Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rohmad di Jakarta (17/9). (Kemenag)
JawaPos.com-Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Komisioner atau Anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sudah menetapkan 141 nama yang lolos seleksi administrasi. Banyak nama-nama besar yang muncul. Mereka bersaing untuk ikut mengelola zakat di Indonesia yang potensinya mencapai ratusan triliun per tahun.
Sejumlah sosok populer yang muncul dalam daftar nama-nama itu adalah Zainut Tauhid Saadi. Dia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Agama (Wamenag) mendampingi Menag Yaqut Cholil Qoumas. Zainut saat ini menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI mendampingi Ma'ruf Amin.
Selain itu juga ada nama-nama petahana atau incumbent komisioner Baznas yang kembali mendaftar. Diantaranya adalah Noor Achmad selaku Ketua Baznas saat ini. Kemudian juga ada anggota Baznas bidang distribusi Saidah Sakwan.
Nama-nama yang lolos dalam seleksi administrasi itu, berhak maju ke tahap seleksi kompetensi. Ketua Tim Seleksi sekaligus Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai regulasi. Menurutnya, seleksi itu merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan zakat di Indonesia berada di tangan orang-orang yang kredibel, profesional, dan amanah.
“Seleksi anggota Baznas ini penting karena lembaga ini memegang peran besar dalam mengelola potensi zakat nasional yang jumlahnya mencapai ratusan triliun rupiah," katanya (17/9). Tim Panselnas ingin memastikan hanya figur yang layak dan berintegritas yang dapat duduk di kepengurusan Baznas pusat.
Dia menambahkan, calon komisioner atau anggota Baznas yang lulus berasal dari berbagai unsur. Seperti tokoh masyarakat Islam, ulama, hingga tenaga profesional. Keterwakilan ini dinilai penting agar Baznas ke depan memiliki perspektif yang lengkap dalam pengelolaan zakat, baik aspek syariah maupun manajerial.
“Kita ingin Baznas tidak hanya kuat secara syariah," tegasnya. Tetapi juga mampu mengelola zakat dengan pendekatan modern, transparan, dan berdampak nyata bagi umat.
Tahap berikutnya, para peserta akan mengikuti seleksi kompetensi yang meliputi Tes Pengetahuan Dasar (TPD) dan penulisan makalah. Agenda ini akan digelar pada Jumat, 19 September 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Tes Pengetahuan Dasar itu akan mengukur wawasan peserta terkait zakat, regulasi, serta isu-isu strategis umat. Sementara penulisan makalah akan menguji kemampuan analisis, mengukur wawasan moderasi beragama, wawasan kebangsaan. Serta gagasan peserta dalam mengembangkan peran Baznas di masa mendatang. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
